BANJARNEGARA – Kinerja Pemkab Banjarnegara dapat penghargaan tingkat Nasional. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin kepada Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin di Four Point Hotel, Makassar, Selasa (19/2).

Menurut Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Pemkab Banjarnegara layak dapat penghargaan karena kinerjanya dinilai baik. Indikatornya adalah nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2018 Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mengalami peningkatan dari 60,52 pada tahun 2017 menjadi 64,34 di tahun 2018. Nilai tersebut setara dengan nilai B dalam kategori evaluasi SAKIP KemenPANRB.

Menteri PANRB, Syafruddin, dalam sambutannya mengatakan bahwa penyerahan hasil evaluasi SAKIP ini bukan menjadi ajang menang atau kalah dan bukan pula sebuah kompetisi tentang angka dan nilai. Namun lebih dari itu, SAKIP menjadi sebuah upaya untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan menciptakan perubahan kinerja.

Melalui SAKIP paradigma kinerja pemerintah diubah, bukan lagi hanya melakukan program yang dianggarkan tetapi cara paling efektif dan efisien untuk mencapai sasaran. “Penerapan SAKIP memastikan anggaran hanya digunakan untuk membiayai program  prioritas pembangunan,” katanya.

Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi terhadap hasil kerja keras yang dilakukan oleh jajaran Pemkab Banjarnegara. Dimana untuk tahun 2018 lalu mampu mendongkrak nilai SAKIP Kabupaten Banjarnegara cukup signifikan.

“Kami kembali mendapatkan predikat B, bedanya tahun ini dengan nilai yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yaitu 60,52 meningkat menjadi 64,34,” ungkapnya.

Meskipun masih mendapatkan predikat yang sama dengan tahun lalu, Wabup optimis untuk capaian selanjutnya Pemkab Banjarnegara bisa mendapatkan predikat SAKIP yang lebih baik. Untuk itu dia berharap agar kedepan nanti seluruh jajaran Pemkab Banjarnegara mampu bekerjasama untuk membangun keselarasan antara e-planning, e-budgeting dan e-SAKIP.

“Semoga pada penilaian selanjutnya kita mendapatkan predikat BB,” harapnya. (amar)