“Kakang kakang pada plesir, maring ngendi (ya yi)

Tuku dawet dawete Banjarnegara

Seger, anyes, legi (apa iya?)

Daweet ayu… Dawete Banjarnegara”

……………

 

Penggalan bait lirik pada lagu Dawet Ayu Banjarnegara diatas menggambarkan tentang segar dan nikmatnya minum dawet dari Banjarnegara. Lagu tersebut dinyanyikan disertai tingkah polah lucu khas anak-anak dari beberapa siswa TK-KB PGRI Firdaus sebagai penampilan pembuka acara Firdaus Banjir Dawet yang berlangsung di Lapangan Tenis Rumah Dinas Wakil Bupati Banjarnegara, Kamis (28/2).

Menurut Kepala Sekolah TK-KB PGRI Firdaus, Lilis Amriyatun kegiatan tersebut digelar ntuk mengenalkan minuman khas Banjarnegara ini kepada anak-anak didiknya. Didalamnya para siswa diberikan edukasi tentang sejarah dawet ayu dan dilanjutkan dengan minum dawet bersama.

 

Hal itu dianggap perlu diperkenalkan kepada anak-anak usia dini agar nantinya mereka tahu bahwa dawet ayu dan sajian khas Banjarnegara lainnya merupakan sebuah identitas. Selain itu dawet ayu sebagai salah satu kuliner khas Banjarnegara menjadi sub tema pembelajaran di sekolahnya. Tema besar tentang cinta tanah air terbagi menjadi beberapa sub bagian dan dalam materi pemebelajarannya disisipi pengenalan akan kuliner khas Banjarnegara.

 

“Anak-anak juga sudah diperkenalkan makanan khas Banjarengara seperti apem, buntil,” ujarnya

 

Pada kesempatan ini Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Dia berpendapat ini merupakan langkah yang bagus untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Kabupaten Banjarnegara sejak dini.”Kegiatan seperti ini akan memunculkan rasa mencintai serta bangga menjadi orang Banjarnegara,” katanya. (amar/ed DS)