BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono minta penanganan kebakaran pasar Mandiraja dilakukan secepatnya. Upaya segera serta mendesak adalah melakukan relokasi pasar secepatnya. Karena itu dia minta pada seluruh jajaran dan dinas terkait untuk mengoptimalkan peran masing-masing agar pekerjaan segera terlaksana. Hal ini disampaikan Budhi Senin siang (04/03) usai kunjungan ke lokasi kebakaran.

Kebakaran yang melanda pasar Mandiraja dari malam hingga pagi harinya tersebut nyaris membakar habis seluruh pasar. Dari 92 kios dan 405 los, tersisa 60 kios yang selamat dari amukan api. Namun itu pun tidak selamat sepenuhnya, karena kepanikan yang terjadi saat kebakaran membuat pemilik toko berebutan menjebol toko dan menyelamatkan dagangannya. Tak ayal kejadian saling tabrak pun tidak terelakan, bahkan sampai memincu pertengkaran. Maka, diantara kios-kios yang selamat tersebut pun ikut rusak.

Tuhan Yang Esa masih berpihak. Saat api mulai tak terkendali, hujan turun lebat.. mengalahkan amukan api yang sebelumnya seolah tidak akan berhenti. Kobaran api padam pada pukul 06.00 wib menyisakan puing-puing bangunan pasar dan kumpulan para pedagang pasar. Terutama para pemilik kios, lapak, dan los yang terbakar. Raut kesedihan dan kelelahan nampak di wajah-wajah mereka saat Bupati Budhi menyambanginya. Budhi mengaku ikut prihatin dan memberikan motivasi agar semua sabar dan menjanjikan pemerintah akan menangani kejadian ini secepatnya.

“Mohon sabar atas musibah ini, mohon tenang dan jangan khawatir, Bapak Ibu. pasar relokasi secepatnya akan dibangun, dana sudah disiapkan,” katanya.

Usai meninjau lokasi dengan disertai Sekretaris Daerah, Kepala Disperindagkop UKM, Kasatpol PP , Camat Mandiraja Paryono dan Muspika Kecamatan Mandiraja, Bupati melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait di Balai Desa Mandiraja kulon.

Dari Rapat Koordinasi tersebut diambil keputusan pembangunan pasar darurat akan dilaksanakan secepatnya. Adapun lokasi pasar darurat di di 2/3 terminal ke selatan, terus ke timur mendekat pasar pagi. Ijin berkait dengan asset daerah untuk segera diselesaikan agar pembangunan cepat terlaksana.

“Mekanismenya  pengerjaannya kalau aturan memungkinan untuk dilaksanakan dengan Penunjukan Langsung agar cepat pengerjaanya” kata Bupati.

Tunjuklah rekanan yang tepat dan segera rancang gambar bangunannya, rencanakan sebaik mungkin dan jangan jadi polemik di kemudian hari.

“Upayakan pendataan kerugian secermat mungkin. Pastikan dan kunci pedagang yang menderita kebakaran, agar jangan melebar,” imbuhnya.  (mujiprast/dinkominfo_bna/ed DS).