BANJARNEGARA – Ke depan, membuat Kartu Keluarga (KK) dan Akte Kelahiran, bisa ditunggu. Ini karena Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) menerapkan program Dukcapil go digital. Program yang dikembangkan secara nasional oleh Kemendagri ini mengubah pengesahan dokumen kependudukan dari tanda tangan biasa menjadi Tanda Tangan Elektronik (TTE).

“Dengan program ini, pengesahan dokumen kependudukan KK dan Akte Kelahiran tidak lagi ditandantangani manual oleh Kepala Dinas namun digantikan oleh TTE yang berbentuk bar code”  kata Kepala Dindukcapil, Imam Kusharto, Selasa (05/03) di Sasana Karya Praja.

Kalau model manual, sehabis apel setiap harinya saya harus melakukan penandatanganan KK sampai 200 an, Akte antara 50 – 100. Baru keluar kalau istirahat siang. Kemudian balik lagi setelah itu. Dengan system digital ini, seperti sebuah lompatan. Sangat cepat, hemat waktu, dan efektif. Dalam satu kesempatan, saya bisa mengesahan banyak dokumen.

“Uji coba penggunaan system ini sudah dilakukan per 1 Maret secara internal di kantor Dindukcapil. Dan program ini berjalan dengan baik.” katanya.

Selanjutnya program ini dikembangkan berkoneksi dengan operator di Kecamatan-kecamatan. Lewat Dukcapil go digital semua pembuatan KK dan Akta-akta dilayani di tingkat kecamatan. Bila sudah masuk database program dan diupload, semua berkas KK dan Akte Kelahiran dapat langsung diproses dalam waktu yang sama di kantor Dindukcapil. Dokumen disahkan dengan TTE dari Kadis kemudian dikirim balik ke Kecamatan dan pihak kecamatan tinggal print out.

“Dengan pola seperti ini, kurang lebih butuh waktu 30 menit sampai 1 jam dokumen pun sudah jadi” katanya.

Kami mohon maaf, meski jaringan program dukcapil go digital sudah bisa diaktifkan dengan terkoneksi dengan operator kecamatan, namun karena ada infrastruktur yang belum siap di tingkat kecamatan, maka pelaksanaannya untuk sementara masih belum dapat dilaksanakan untuk seluruh wilayah.

“Rakor hari ini membahas masalah tersebut. Rencananya sesudah rakor pihak kecamatan menindaklanjutinya. Sehingga kapanpun kecamatan siap, program ini langsung dapat dilaksanakan” katanya.

Keuntungan lain dari program Dukcapil go digital ini adalah pekerjaan dapat dilakukan di sembarang tempat. Ya penting ada alat ataupun gadget yang terkoneksi dengan internet. Keluar kota sekalipun, pekerjaan masih dapat dikerjakan, bahkan ibarat kata, saat mancing sekalipun asa ada koneksi internet. Tentu akan sangat menghemat waktu.

“Prinsipnya semua pekerjaan cepat tertangani dan warga cepat memperoleh haknya” katanya.

Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data pada Dindukcapil Sri Sudaryati menambahkan meskipun bentuknya QR code namun dokumen ini sah sebagai bukti dokumen kependudukan. TTE ini sebagai bukti verifikasi dan autentifikasi bahwa dokumen kependudukan tersebut sah secara hukum.

“Dokumen tersebut juga telah dilengkapi dengan sistem keamanan yang menjamin dokumen terlindungi dari pemalsuan” katanya.  (**_eKo)