BANJARNEGARA – KPU Banjarnegara, rencananya hari ini Rabu (06/03) bertolak ke percetakan surat suara di Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Percetakan ini merupakan mitra KPU Pusat yang ditugaskan untuk mencetak surat suara di sejumlah wilayah, salah satunya Banjarnegara. Keberangkatan ke Bogor ini merupakan buntut dari mundurnya pengiriman surat suara Pileg dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden untuk Kabupaten Banjarnegara.

“Tujuan ke Bogor adalah untuk mengecek langsung ke percetakan dan untuk monitoring pekerjaan percetakaan surat suara” kata kata Ketua KPU Banjarnegara Bambang Puji Prasetya, di Media Center KPU.

Merujuk pada jadual Distribusi Logistik KPU, seharusnya surat suara tersebut telah sampai di Banjarnegara pada tanggal 23 – 24 Februari 2019.

“Dari jadual dislog pertama di bulan Februari tersebut diundur menjadi tanggal 1-2 Maret 2019. Meski sudah diundur, namun sampai kini surat suara belum terdistribusi hingga Banjarnegara”. katanya.

Meski begitu, masyarakat tidak perlu khawatir. Bambang menjamin keterlambatan ini tidak akan mengganggu gelaran Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. KPU juga sudah mengambil langkah antisipasi apabila surat suara didistribusikan per tahap maupun distribusi langsung seluruh surat suara.

“KPU sudah menyiapkan gudang-gudang logistic untuk menyimpan surat suara di sejumlah tempat.  Termasuk alternatifnya bila gudang yang disiapkan masih kurang” katanya.

KPU juga sudah menyiapkan tempat yang luas di GOR Pemuda untuk lokasi pelipatan surat suara sekaligus tenaga pelipatnya dalam jumlah cukup banyak. Apabila dirasa masih kurang dalam upaya mengejar target waktu KPU pun siap menambah tenaga pelipat suara sesuai kebutuhan.

“Intinya apapun kondisinya, KPU telah siap” katanya.

 

Lima Jenis Surat Suara

Jumlah surat suara dihitung berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Tetap yang telah ditetapkan KPU Banjarnegara pada tanggal 11 Desember 2018 sebesar 784.170 ditambah 2% sehingga perhitungan surat suara yang diterima sebesar 799.853 surat suara.

“Jumlah ini untuk satu jenis pilihan” katanya.

Sementara dalam pemilu seretak ini ada lima pilihan atau lima kali pencoblosan yaitu pemilihan anggota DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, dan anggota DPD ditambah Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

“Sehingga total surat suara yang akan diterima adalah 3.999.267 surat suara” katanya. (**_eKo)