DS – Dinding pagar sekolah SMP Negeri 5 Purwonegoro jadi ajang corat-coret puluhan siswa. Namun aksi kali ini bukan bagian dari kenakalan remaja. Mereka tengah asyik mengikuti lomba graffiti yang diselenggarakan pihak sekolah.

Reni, salah seorang siswa mengaku senang dengan kegiatan ini, sebab Dia bersama teman berkesempatan menyalurkan hobi corat-coret di dinding sekolahnya secara sah. Bukan dalam coretan yang tidak jelas, namun dalam lomba grafiti ini dinding sekolah menjadi kanvas lukisan yang penuh warna warni. Masing-masing mengusung tema sendiri sesuai tema utama.

“Lukisan kami akan dilihat oleh teman-teman sekolah, guru dan orang tua dan siapapun yang lewat di sekolah kami ini,” ujarnya.

 

Kepala SMP 5 Purwanegara Wartini, mengatakan lomba grafiti mengambil tema Kebhinekaan. Tema ini dipilih untuk mengenang kebesaran Bangsa Indonesia dengan keanekaragaman di dalamnya.

“Ide ini juga atas prakarsa guru-guru kami,” terang Wartini

Penyelenggaraan lomba grafiti bertujuan menyalurkan ekspresi siswa yang mempunyai hobby corat coret dan melukis serta energy muda remaja.

“Kaum muda memiliki emosi yang meledak-ledak. Jadi energi yang besar itu harus diarahkan dan difasilitasi agar tidak asal coret-coret sembarangan dengan tulisan-tulisan yang tidak semestinya,” kata Wartini.

 

Wakasek Kesiswaan Puji Widodo, S.Pd menambahkan SMP 5 Satu Atap Purwanegara berlokasi desa Petir dan satu atap  dengan SD Negeri 1 Petir.

“Saat ini sekolah memiliki 6 rombongan belajar dengan siswa sebanyak 180 anak yang diampu oleh 12 orang guru” katanya.

Lomba grafiti  ini menjadi salah satu lomba untuk mengisi kegiatan pasca UTS semester genap tahun pelajaran 2018/2019 ini. Kegiatan lain, imbuh Puji, adalah lomba olahraga seperti bola voli, bulu tangkis, dan lainnya. (Muji Prasetyo / ed DS)