DS – Perda Kawasan Tanpa Rokok (KRT) rencananya akan diberlakukan di Banjarnegara mulai tahun 2020 mendatang. Karena itu, Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Banjarnegara berkewajiban melakukan sosialisasi Perda sebelum Perda diundangkan dan memiliki kekuatan hukum tetap. Fasilitasi Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Kabupaten Banjarnegara 2019 diselenggarakan Kamis (21/03) di Sasana Bhakti Praja, Setda.

“Perda tentang KTR ini akan diterapkan satu tahun setelah dikeluarkan. Saat ini masih dalam tahap sosialisasi,” kata Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Banjarnegara, Syahbudin Usmoyo, di sela-sela acara.

 

Tahapan sosialisasi ini bertujuan agar penyusunan produk hukum dilakukan secara sistematik dan sesuai kaidah hukum. Pada kegiatan ini disampaikan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banjarnegara Nomor 3 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“Perda ini dibuat untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat dari bahaya asap rokok” katanya.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, dr Ery Rosita mengatakan bahwa Perda tentang KTR itu sangat diperlukan agar masyarakat terlindungi dari dampak negatif asap rokok baik secara langsung maupun tidak langsung. Kawasan tanpa rokok adalah tempat atau area yang dilarang untuk merokok, memproduksi, menjual dan memproduksi rokok atau tembakau.

“Kawasan tanpa rokok meliputi tempat pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat olahraga, tempat kerja, dan tempat umum” katanya.

 

Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin mengatakan kegiatan sosialisasi produk hukum ini merupakan sarana untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan Aparatur Sipil Negara di masing-masing perangkat daerah dalam rangka pembentukan dan penyebarluasan informasi produk hukum daerah.

“Harapannya, kegiatan sosialisasi dapat membangun sinergitas perangkat daerah dalam pembentukan produk hukum daerah mulai dari tahapan perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengundangan serta penyerbarluasan informasi kepada masyarakat” katanya. (*_Amar / ed DS)