DS – Masa tenang Pemilu 2019 dilaksanakan mulai Minggu (14/04) sampai dengan Selasa (16/04). Di hari pertama masa tenang ini, terlihat di lapangan Tim Gabungan KPU, Bawaslu, Kesbangpolinmas dan Satpol PP mulai menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2019 di berbagai titik di wilayah Banjarnegara. Seperti terlihat di jalan Pemuda dan jalan Selamanik.

Beragam APK seperti Baliho, bendera, spanduk, poster, dan pamflet diturunkan oleh Tim Gabungan. Oleh karena letaknya APK yang terkadang dipasang cukup tinggi ataupun lokasinya di ketinggian, petugas gabungan menggunakan mobil penerang jalan milik Dinas Perhubungan untuk memudahkan operasional.

 

Satpol PP tengah membersihkan APK di Jalan Selamanik

 

Ketua KPU Banjarnegara Bambang Puji Prasetya mengatakan kegiatan pencopotan APK dilaksanakan berdasar ketentuan pasal 298 ayat (4) Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang masa tenang Pemilu

Menurut regulasi tersebut, pada masa tenang peserta Pemilu tidak boleh melaksanakan kampanye dalam bentuk apapun. Selain itu, alat peraga kampanye juga harus sudah diturunkan dan dibersihkan oleh peserta Pemilu paling lambat 1 (satu) hari sebelum pemungutan suara.

“Yang terakhir, akun media social peserta pemilu wajib ditutup saat hari terakhir kampanye” tegasnya.

Ketua Bawaslu, Sarno Wuragil, kegiatan pencopotan APK dimulai pukul 08.00 wib. APK yang dicopot oleh Tim Gabungan ada yang diambil kembali oleh kontestan dan kurang lebih 2 truck disimpan di gudang Bawaslu.

“Harapan kami setelah berakhirnya masa kampanye tidak ada lagi kampanye di masa tenang, apalagi di hari pemilihan” pungkasnya. (*_ eKo / DS)