DU – Rumah Sakit Umum (RSU) Pembina Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah Banjarnegara menjadi PKU ke 167 milik Muhammadiyah yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Hingga saat ini sudah ada 535 amalan usaha kesehatan milik Muhammadiyah meliputi rumah sakit, klinik dan balai kesehatan dari Sabang sampai Merauke.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nasir saat acara Pengajian Jelang Ramadhan dan Peresmian Gedung RSU PKU Muhammadiyah Banjarnegara yang berlokasi di Jalan Raya Banjarnegara-Banyumas Km 18 tepatnya di Desa Danaraja, Kecamatan Purwanegara.

“Amalan usaha kesehatan merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya, Minggu (21/4)

 

Haedar juga menyampaikan bahwa RSU PKU yang telah dibangun ini merupakan gambaran perjuangan warga Muhammadiyah. Oleh karena itu dia berpesan kepada direktur, dokter, perawat dan seluruh karyawan untuk slalu menjaga dan memajukan rumah sakit tersebut. Diharapkannya, semua yang bekerja di dalamnya tidak hanya berbakti terhadap profesi tapi ada nilai lebih untuk meraih pahala sehingga apa yang dikerjakan menjadi berkah dan memberi kemaslahatan bagi masyarakat.

Direktur RSU PKU Muhammadiyah Banjarnegara, dr Bugar Wijiseno menargetkan rumah sakit akan beroperasi pada awal bulan Mei 2019 dikarenakan saat ini izin operasional belum keluar. Dia menjelaskan bahwa tanggal 16 April 2019 sudah dilakukan visitasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, Dinas Kesehatan Provinsi Jateng dan perhimpunan rumah sakit seluruh Indonesia cabang Jawa tengah.

 

“Ada beberapa rekomendasi yang harus kami siapkan, mudah mudahan dalam satu minggu ini bisa kami penuhi. Sekitar tanggal 1 sampai 5 Mei kami sudah dapat beropersional dan melayani masyarakat,” terangnya

 

Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nasir, Ketua PWM Jateng Tafsir, Direktur RSU PKU Muhammadiyah Bugar, dan Ketua Tim Pengembangan RS Wahyu meninjau Ruang Operasi

 

Dikatakan, RSU PKU Muhammadiyah ini dibangun di atas luas tanah 5700 meter persegi dan luas bangunannya 3853 meter persegi. Dana untuk pembangunan mencapai sekitar 21 Milyar yang diperoleh dari bantuan berbagai pihak seerta pinjaman dan wakaf dari warga Muhammadiyah. Rumah sakit ini memiliki kapasitas 53 tempat tidur, fasilitas IGD 24 jam, dua kamar operasi, ruang high care unit, ruang bersalin, ruang perinatologi, laboratorium dan layanan radiologi. Pada tahap awal rumah sakit akan melayani pasien gawat darurat, poliklinik umum, poliklinik gigi serta ada empat dokter spesialis (penyakit dalam, anak, kandungan dan bedah).

 

“Nantinya kami juga ingin menjadi proses sentral rujukan untuk pelayanan kesehatan,” imbuhnya

 

Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin memberikan selamat serta memberikan apresiasi kepada warga Muhammadiyah yang telah meberikan sumbangsihnya terhadap RSU PKU Muhammadiyah sehingga pembangunan bisa terselesaikan. Wabup bersama Sekda Banjarnegara, Indarto siap membantu proses perizinan operasional sehingga rumah sakit tersebut dapat segera beraktifitas.

 

RSU PKU Muhammadiyah ini akan menjadi bagian dalam mewujudkan Banjarnegara yang sejahtera dan bermartabat serta bisa menjadi jawaban akan persoalan tentang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang salah satu indikatornya adalah derajat kesehatan masyarakat, kata Wabup. Akses masyarakat menuju tempat pelayanan kesehatan pun akan semakin dekat sehingga kasus kematian bayi lahir dan kematian ibu melahirkan tidak terjadi.

 

“Semoga baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur di Banjarnegara bisa diwujudkan,” harapnya. (**_ amar / ed DS)