DS – Dua inovasi Pemkab Banjarnegara mendapat penghargaan Top 99 inovasi terbaik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Penghargaan diserahkan langsung oleh MenPAN RB Syafruddin kepada Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin pada acara Penganugerahan Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019 di Hotel Gumaya Tower, Semarang, Kamis (18/7).

Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin menuturkan, dua inovasi yang memperoleh penghargaan adalah Oce Oke dan Taquitas. Kedua inovasi di bidang kesehatan dan pendidikan tersebut sebelumnya telah melalui tahap presentasi dan wawancara di Jakarta beberapa waktu lalu. Menurutnya, penghargaan yang diterima ini merupakan suatu kebanggaan dan diharapkan bisa menjadi pemantik munculnya inovator-inovator dari ASN untuk melakukan pembaruan, khususnya dalam hal pelayanan publik.

“Prestasi ini merupakan bagian dalam upaya menggapai marwah untuk mewujudkan masyarakat Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera,” katanya

 

Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin, Kabag Organisasi Setda dan staf berpose bersama dua peraih penghargaan Top 99 inovasi layanan publik tingkat nasional di Semarang.

 

Wabup juga berpesan untuk para ASN di lingkungan Pemkab Banjarnegara agar semakin optimal dalam menunaikan kewajibannya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Ketika berbicara tentang peningkatan kualitas pelayanan, yang diharapkan oleh masyarakat adalah mendapatkan pelayananan yang baik dan memuaskan,” imbuhnya

MenPAN RB, Syafruddin dalam sambutannya menyampaikan, inovasi lahir karena meningkatnya kebutuhan masyarakat, perubahan dinamika yang semakin cepat di semua aspek kehidupan sehingga tuntutan masyarakat harus dijawab melalui representasi pelayanan publik yang inovatif, adaptif dengan kemajuan teknologi namun tetap berkarakter kearifan lokal.

Syafruddin memberikan apresiasi kepada seluruh inovator dan inovasinya. Baginya inovasi yang dilahirkan adalah inovasi yang terbaik untuk Indonesia. Dikatakan, sejak kompetisi pelayanan publik digulirkan pada 2014 trennya semakin meningkat dan puncaknya di tahun ini dengan 330 kementerian, lembaga, pemerintah daerah yang melahirkan 3156 inovasi. Total sampai sekarang sudah ada 13.214 inovasi pelayanan publik dalam kompetisi ini.

“Tahun ini ada 3156 inovasi yang sudah mendaftar dan inovasi dari Jawa Tengah menjadi yang terbanyak lolos dengan 22 inovasi,” ujarnya

Melalui inovasi dan kreasi diharapkan pelayanan publik akan semakin baik, lanjutnya. Inovasi adalah kata kunci utama bagi bangsa pemenang untuk menghadapi persaingan global. Inovasi harus diintegrasikan di seluruh program pemerintah baik pembangunan infrastruksur, pembangunan suber daya manusia serta reformasi birokrasi. (amar)