DS – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Selasa (30/07) meninjau pembangunan ruas jalan Semampir – Gotong Royong. Pembangunan jalan tersebut masuk dalam paket pekerjaan Peningkatan Ruas Jalan Semampir – Gotong Royong sepanjang 2.7 kilometer dan lebar 7 meter, dengan anggaran APBD sebesar Rp. 5.420.000.000,-.Wujudnya pelebaran dan pengaspalan jalan, yang saat ini pengerjaannya mencapai sekitar 70 persen.

“Ini untuk kesekian kali saya kesini, hampir tiap hari saya pantau. Saya ingin pengerjaannya maksimal, harus sesuai bestek. Karena jalan ini sangat penting, dan menuju obyek wisata Serulingmas,” kata Budhi.

Jalan Selamanik yang sudah mantap ini disiapkan untuk tujuan itu. Disamping jadi jalan alternatif yang memecah lalu lintas di jalur nasional, kata Budhi, akses ke Serulingmas semakin mudah.

“Kami minta masyarakat sekitar bisa menghidupkan jalan ini. Tapi sebagai pelayan itu tadi, bukan penonton. Kita bisa membuka kedai minuman, pom mini, souvenir, atau jasa lain yang sah,” imbuhnya.

Budhi menambahkan pengembangan infrastruktur yang menunjang pengembangan pariwisata dirancang juga untuk wilayah Dieng. Dia menyebut, infrastruktur Dieng segera digenjot tak lain untuk menghidupkan ekonomi rakyat, bukan ekonomi pengusaha tertentu atau warga Dieng saja.

“Nanti kalau infrastruktur sudah maju, dengan sendirinya masyarakat sekitar yang saat ini belum bergerak akan siap tampil sebagai pelayan, bukan lagi penonton. Dengan infrastruktur wisata yang bagus, saya yakin, masyarakat akan semangat membuka usaha,” ujarnya.

Pemkab Banjarnegara pada saat ini sedang giat mengejar prioritas pembangunan jalan. Hal dilakukan agar prioritas ini dapat diselesaikan pada tahun 2020, sehingga di tahun 2021 bisa kembali memprioritaskan ekonomi rakyat termasuk di dalamnya pariwisata.

“Memang hingga 2020, jalan kita utamakan. Tujuannya untuk memberikan kemudahan akses bagi aspek kehidupan lain, seperti pendidikan, layanan kesehatan dan ekonomi rakyat. Jadi jalan yang baik adalah pondasi untuk kebutuhan-kebutuhan itu,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dwi Suryanto,  menambahkan, aksesibilitas merupakan indikator utama pada upaya peningkatan kualitas destinasi wisata. Keputusan politik bupati yang fokus pada infrastruktur jalan sangat berpengaruh positif paa pengembangan dan pengelolaan pariwisata.

“Sebagus apapun daya tarik obyek wisata, tanpa akses jalan yang representatif akan kurang menarik, dan tentu pengaruh pada angka kunjungan. Kita berharap, jalan yang bagus dan mantap menuju Serulingmas ini akan membantu tumbuhnya perekonomian rakyat melalui pariwisata,” harap Dwi Suryanto.

Direktur Perumda Serulingmas, Lulut Yekti, menambahkan, pihaknya berharap dengan diaspalnya jalan tersebut memudahkan wisatawan yang datang ke Serulingmas dengan berbagai armada, misalnya bis ukuran besar. Dia juga berharap segera dibuka trayek kendaraan umum melalui depan Serulingmas.

“Kami sangat senang sekali, Pemda sudah melebarkan dan mengaspal jalan ini. Pasti berdampak positif ke Serulingmas. Mantap Pak Bupati,” imbuhnya.  (*_mujiprast / ed DS).