DS – Penyanyi kondang Ibu Kota Isyana Saraswati menebar sihir di Desa Dieng Kulon, Banjarnegara. Dan itu dilakukannya lewat suara dan kesempurnaan penampilannnya di atas panggung Senandung di Atas Awan. Sebuah gelaran multi event Dieng Culture Festival (DCF) X yang diprakarsai para pemuda petani dari Desa Dieng Kulon, Banjarnegara.  Dia yang tampil di puncak acara  pada pukul 23.00 wib membius ribuan pengunjung DCF yang tak juga beranjak meski suhu udara 70 Celcius.

Isyana tampil apik dengan bening suara dan keterampilannya memainkan alat music. Enam lagu hist dari album laris miliknya dan 1 lagu dari soundtrack film Alaldin a whole new world. Termasuk lagu Hits “Tetap Dalam Jiwa” yang mendadak melahirkan paduan suara massal dari ribuan penonton.

“Bila memang harus berpisah. Aku akan tetap setia. Bila memang ini ujungnya. Kau akan tetap ada di dalam jiwa…”

Dirinya pun tampak larut dalam suasana. Beberapa kali dia meneriakan kegembiraannya. Bahkan di akhir penampilan sempat balik kembali ke panggung untuk wefie foto dengan backroad ribuan penonton.

 

Isyana Saraswati tampil memukau di event Senandung di Atas Awan DCF X

 

Salah seorang penonton dari Purwokerto, Bayu mengaku puas dengan penampilan Isyana. Dia mengaku hapal hampir semua lagu hits miliknya. Saat lagu hits “Tetap dalam Jiwa” ia pun iku menyanyikannya. Bahkan dilakukannya sambil berjoget, tanpa peduli sekitar.

“Asyeek Mas. Lagunya enak didengerin, sama musikalitasnya Isyana sangat bagus” katanya.

 

Hal sama dikatakan penonton dari Jakarta, Nuke. Dia mengaku surprise saat tahu Isyana akan tampil di ajang gelaran DCF X. Dan itupun diketahuinya menjelang event Senandung di Atas Awan digelar.

“Panitia merahasiakannya. Saat membeli tiket maupun di medsos panitia pun tidak ada informasi mengenai itu” katanya.

Informasi tentang penampilan Djaduk Ferianto dengan KUA Etnika maupun Gugun Blues Shelter, lanjutnya, juga lebih karena postingan mereka di medsos.

“Kelihatannya memang ini menjadi rancangan panitia. Biar surprise kali ya” katanya.

 

Ketua Pokdarwis Dieng Pandawa, Alif Fauzi pada waktu diwawancarai menguatkan pernyataan tersebut. Panitia, katanya, memang merahasiakan siapa artis-artis yang akan tampil di panggung utama. Karena, cara ini merupakan bagian dari strategi memasarkan acara.

“Memang kami rahasiakan. Biar menjadi kejutan bagi penonton. Kalau sudah keluar informasinya, menjadi tidak asyik lagi” katanya. (*_eKo / DS)