DS – Sebanyak 69 Narapidana dan Anak pidana Rumah Tahanan Kelas II B Banjarnegara memperoleh Remisi Umum di perayaan HUT ke 74 RI. Remisi secara simbolis diserahkan oleh Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono didampingi Karutan kepada narapida Nurul Safarid terpidana 1 tahun yang mendapat remisi 1 bulan dan Ade Tiwi terpidana lebih dari 1 tahun yang juga mendapat remisi 1 bulan.

 

Pada kesempatan membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM, Budhi mengatakan pemberian Remisi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan, khususnya bagi Narapidana dan Anak dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi.

“Remisi diberikan bagi Narapidana dan Anak yang untuk sementara harus menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan atau Lembaga Pembinaan Khusus Anak maupun Rumah Tahanan Negara” katanya.

 

Pemberian Remisi seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak Warga Binaan Pemasyarakatan, tetapi lebih dari itu. Remisi merupakan apresiasi Negara terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan yang telah berhasil menunjukkan perubahan perilaku, memperbaiki kualitas dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup mandiri serta menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun perekonomian nasional.

“Melalui pemberian Remisi ini diharapkan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan agar selalu patuh dan taat pada hukum atau norma yang ada sebagai bentuk tanggung jawab baik kepada Tuhan Maha Pencipta maupun kepada sesama manusia” katanya.

 

Kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan yang pada hari ini mendapatkan Remisi, khususnya yang bebas hari ini, saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar tetap berupaya meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, sebagai landasan Saudara dalam menjalani kembali kehidupan di tengah-tengah keluarga dan sebagai anggota masyarakat.

“Jadilah insan yang taat hukum, insan yang berakhlak dan berbudi luhur, serta insan yang mempunyai makna dan berguna dalam hidup dan kehidupan” katanya.

Usai dilaksanakan upacara remisi, Bupati, Wabup, dan jajaran Forkompimda bersalaman dengan para tahanan dan narapidana Rutan II B Banjarnegara.

 

Bupati-Wabup Banjarnegara, dan Forkompinda bersalaman dengan narapidana dan anak pidana yang memperoleh remisi

 

Kepala Rumah Tahanan Kelas II B Banjarnegara, Abdul Hakim Amer mengatakan jumlah tahanan dan narapidana pada tanggal 17 Agustus 2019 total 132 orang. Jumlah ini terdiri dari tahanan sebanyak 46 orang terdiri dari tahanan pria 44 orang dan 2 tahanan wanita. Jumlah Narapidana 86 orang terdiri dari 83 pria dan 3 wanita. Untuk pembinaannya dilaksanakan dengan bekerja sama instansi terkait dan ormas Islam dengan sejumlah kegiatan diantaranya pembinaan mental agama, pembinaan pendidikan dan perpustakaan, pembinaan keterampilan, usaha, olah raga, dan hiburan.

“Hiburan ada dua. Gamelan dan Karaoke. Kesenian tradisional dilestarikan, kalau karaoke tiap hari Sabtu” ujarnya.

 

Bila warga binaan rindu dan ingin berkomunikasi dengan keluarga, imbuh Amer, di Rutan juga terdapata Wartel khusus.

“Layanan Wartel diselenggarakan bekerjasama dengan pihak ketiga” katanya.

Perlu disampaikan juga, kata Amer, pada tahun 2019 ini pembinaan di luar LP yang sudah dilaksanakan pembebasan bersyarata 5 orang, cuti bersyarat 35 orang, sehingga total 40 orang. (*_eKo / DS)