DS – 2 Milyard uang beredar selama penyelenggaraan Festival Serayu Banjarnegara (FSB) 2019. Estimasi dihitung berdasarkan jumlah kunjungan penonton selama empat hari pelaksanaan FSB dari tanggal 22 – 25 Agustus 2019. Selama masa tersebut tercatat jumlah pengunjung FSB mencapai 62.500 orang.

“Dari jumlah pengunjung tersebut, estimasi jumlah uang yang beredar selama empat hari penyelenggaraan FSB mencapai 2 Milyar Rupiah,” kata Sekretaris Daerah, Indarto, Minggu (25/08) saat penutupan FSB di Stadion Soemitro Kolopaking.

 

Sekretaris Daerah Indarto menyampaikan laporan pelaksanaan FSB 2019 saat penutupan kegiatan tersebut, Minggu (25/08) di Stadion Soemitro Kolopaking

 

Indarto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dan mendukung suksesnya gelaran FSB 2019. Dia menginginkan dukungan tersebut tetap bisa terjalin pada event serupa selanjutnya. Dirinya pun menyadari meski panitia penyelenggara telah berusaha maksimal tetap masih ada kekurangan yang harus diperbaiki kedepannya.

“Pendapat maupun kritikan yang kami terima akan menjadi bahan evaluasi serta kajian untuk penyelenggaraan yang akan datang,” imbuhnya.

 

FSB 2019 ditutup oleh Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin. Wabup menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan FSB sampai dengan hari terakhir pelaksanaan. Menurutnya, FSB cukup berhasil dalam mempromosikan Kabupaten Banjarnegara yang kaya akan berbagai potensi.

“Penyelenggaraan FSB merupakan wujud kebersamaan guna membangun Banjarnegara melalui bidang pariwisata, UMKM serta ekonomi kreatif,” jelasnya

 

Syamsudin berharap, penyelenggaraan FSB 2019 berdampak positif bagi Kabupaten Banjarnegara. Bukan hanya untuk pemerintah dan panitia penyelenggara saja, namun juga para pemerhati, budayawan/seniman, pelaku usaha dan masyarakat sehingga FSB benar-benar menjadi milik masyarakat.

“FSB merupakan event dua tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Banjarnegara. Sebuah bentuk olah cipta, rasa dan karsa yang akan menjadi semangat dalam membangun peradaban menuju Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera,” pungkasnya. (*_amar / ed DS)