DS – Alun-alun kota Banjarnegara akan ditata menjadi ruang publik yang lebih nyaman. Hal ini menjadi bagian dari rencana besar pemerintah menjadikan alun-alun sebagai tempat berkumpul, rekreasi keluarga, dan juga sebagai tempat olah raga. Namun untuk mewujudkan hal ini tidaklah mudah karena keterbatasan anggaran yang ada. Oleh karena itu pemerintah menawarkan peluang ini pada pihak swasta untuk ikut berpartisipasi dalam program penataan alun-alun.

“Swasta dapat membangun sarana prasarana kelengkapan penataan alun-alun seperti taman bunga, pot, tanaman hias, ayunan, sarana permainan anak lainnya, ataupun peralatan gym untuk olah raga. Konsep ini seperti yang dilaksanakan di alun-alun kota Malang” kata Sekretaris Daerah Indarto, Rabu (11/09) saat memimpin Rakor dengan perusahaan swasta dan perbankan di Sasana Bhakti Praja Setda.

 

Saya berharap, lanjutnya, keputusan dapat segera diambil oleh perusahaan dan perbankan. Dipersilahkan untuk membahas terlebih dahulu secara internal.

“Target kita secepatnya. Lebih cepat, lebih baik” katanya.

 

General Manager PT. Indonesia Power UBP Mrica, Slamet Suwardi menyampaikan masukan ke pimpinan rapat

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR), Tatag Rochyadi mengatakan untuk keperluan penataan alun-alun ini taman bunga akan dibangun di ke empat sudut alun-alun. Modelnya seperti yang ada di sudut alun-alun dekat perempatan Katraco. Taman dibuat melingkar dengan tempat duduk dimana di tengah lingkaran ditanam Bunga bonsai dolar atau bonsai randu

“Pot-pot bunga berisikan tanaman bunga Soka Kuning akan diletakkan di sisi alun-alun berjajar dengan jarak tertentu. Sementara untuk peralatan olah raga akan diletakan di sisi alun-alun depan An Nuur dan depan Setda” katanya.

 

General Manager PT. Indonesia Power UBP Mrica, Slamet Suwardi menyatakan pesetujuannya dengan gagasan dari Pemkab. Prinsipnya pihaknya siap, tinggal menunggu grand design dari Pemkab agar tidak terjadi penumpukan pada satu tempat.

“Kami mendapat peran di mana, teman-teman di mana, dan apa yang harus dikerjakan, intinya siap melaksanakan. Kami menunggu kejelasan dari Pemkab” katanya. (*_eKo / ed DS)