DS – Pengunjung membludak dan antusias mengikuti Pengajian Umum yang diselenggarakan oleh Panitia Pengajian Umum (PPU) Kabupaten Banjarnegara di Kompleks Monumen Dr Sulistyo, Desa Kalitengah, Kecamatan Purwanegara. Tenda dan kursi yang disedikan panitia tidak cukup menampung jamaah yang hadir. Sejumlah pengunjung rela berdiri dan berpanas-panasan mengikuti pengajian hingga selesai.

“Agenda pengajian rutin PPU di wilayah kali ini mendatangkan pembicara KH Miftahudin Zuhri dari Sruweng, Kebumen” kata Ketua PPU, Zahid Khasani, Selasa (17/09) saat memberikan sambutan.

Pengajian diadakan sebagai upaya mempererat ukhuwah islamiyah antara pemerintah, ulama dan masyarakat.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa dalam membangun moral dan akhlak masyarakat Banjarnegara” katanya.

 

Penyerahan simbolis bantuan Baznas dari Ketua Baznas, Sutedjo Slamet Utomo ke Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin, dilanjutkan ke perwakilan Dindikpora, Hendra

 

Sebagai acara tambahan, lanjut Zahid, Baznas Kabupaten Banjarnegara menyerahkan secara simbolis bantuan biaya pendidikan dan beasiswa untuk ratusan siswa SD/SMP. Total jumlah bea siswa sebesar Rp583.500.000.

“Penyerahan secara simboliis dilakukan oleh Ketua Baznas Banjarnegara kepada Wakil Bupati Banjarengara yang dilanjutkan ke perwakilan Dindikpora Banjarnegara” imbuhnya.

 

Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin dalam sambutannya mengatakan Derap pembangunan di Banjarnegara terus berjalan, terutama pembangunan infrastruktur yang sedang menjadi prioritas. Satu hal yang tidak kalah pentingnya dari pembangunan fisik adalah pembangunan manusia, dimana sumber daya manusia menjadi faktor penentu berhasil atau tidaknya sebuah pembangunan secara utuh.

“Infrastruktur yang bagus disertai dengan manusia yang baik maka pembangunan semakin lengkap. Hal tersebut akan mempercepat terwujudnya Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera,” katanya.

 

Pengajian, sambungnya, memiliki peran penting dalam pembangunan manusia. Ada harapan besar, akan ada upaya memperbaharui diri dan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik dari masyarakat setelah mengikuti pengajian.

“Melalui pengajian diharapkan akan muncul semangat memperbaiki diri yang akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia Banjarnegara,” katanya.

 

Pembicara pengajian akbar, KH. Miftahudin Zuhri dari Sruweng Kebumen menyampaikan tausyiahnya

 

KH Miftahudin Zuhri dalam tausiahnya menyampaikan materi pengajian dengan tema perbanyak mencari ilmu sebagai bekal untuk keselamatan di dunia dan akhirat.

“Perbanyak ibadah dan tinggalkan segala bentuk kemaksiatan” katanya. (*_amar/ed DS)