DS – Sekretariat DPRD Banjarnegara selama tiga hari, Selasa – Kamis (17 – 19 /09) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan menulis berita dan pengelolaan website. Peserta kegiatan berjumlah 20 orang yang merupakan para pendamping Pimpinan dan pendamping Komisi DPRD. Kegiatan diselenggarakan di ruang Banggar dengan Narasumber kegiatan dari Bidang Infokom dan Bidang e-Government Dinas Kominfo Banjarnegara. Demikian disampaikan Sekretaris DPRD, Catur Subandrio, Kamis (19/09) di sela-sela kegiatan.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah mengoptimalkan peran website DPRD sebagai media publikasi kegiatan pimpinan dan anggota DPRD serta kegiatan sekretariat Dewan” katanya.

 

Salah satu upaya untuk mengisi konten yang ada di website adalah dengan mengisinya dengan berita kegiatan DPRD, Pimpinan DPRD, dan Anggota DPRD. Namun untuk dapat menuliskannya dengan baik tentu dibutuhkan keterampilan menulis berita seusai standar jurnalistik. Ini yang menjadi alasan mengapa sebelum dimulainya pelatihan web didahului dahulu dengan pelatihan menulis.

“Kegiatan DPRD, pimpinan maupun anggota itu banyak. Tidak hanya sidang-sidang. Namun banyak juga kegiatan lapangan seperti kunjungan kerja ke suatu wilayah dalam daerah maupun luar daerah, kegiatan pimpinan DPRD dan Komisi menghadiri beragam acara di daerah maupun luar daerah, menerima audiensi warga, penyerapan aspirasi warga, dan kunjungan ke OPD. Namun banyak belum terpublikasi secara baik ke publik karena belum ada bekal kemampuan menulis yang baik” katanya.

 

Catur meyakini bila kemampuan menulis ini sudah dikuasasi dan semua kegiatan dapat terpublikasikan dengan baik akan meningkatkan citra DPRD di mata masyarakat. Semua hasil kinerja DPRD berupa anggaran, pengawasan, pembuatan produk perundangan bersama Pemkab, termasuk yang merupakan inisiatif DPRD nanti akan dipublikan ke warga lewat website. Harapannya, website ini mampu membuka jendela pengetahuan warga yang ingin lebih banyak tahu tentang aktivitas DPRD.

“Melalui peningkatan kemampuan menulis dan pengoptimalan website, kami berupaya memfasilitasi warga masyarakat untuk lebih banyak tahu tentang kinerja anggota DPRD” katanya.

 

Narasumber pelatihan menulis, Eko Budi Rahardjo mengatakan separuh fungsi petugas pendamping ini laksana humas pemerintahan. Seorang humas pemerintah melakukan manajemen komunikasi dan informasi kegiatan untuk menciptakan hubungan yang baik dengan publik dengan memanfaatkan berbagai media yang ada. Selain mengoptimalkan peran website organisasi, seorang pendamping juga harus memiliki hubungan yang baik dengan mitra kinerja salah satunya yaitu dengan awak media.

“Saran saya setiap pendamping DPRD ini harus pandai menjalin hubungan dengan awak media. Kenali mereka dan minta nomor kontaknya. Kalau peran ini harus satu pintu, maka minimal pejabat langsung di atasnya” katanya.

 

Lebih lanjut disampaikan para awak media menghadapi ruang kerja yang sangat luas meliputi satu kabupaten, kemampuan dan waktu yang terbatas. Mereka tidak selamanya ada dan siap untuk meliput semua kegiatan DPRD. Di sinilah pentingnya kemampuan menulis yang baik sesuai standar jurnalistik.

“Hasil peliputan kegiatan DPRD tidak hanya layak untuk tampil di website DPRD, namun juga dapat disebar sebagai pers release humas ke awak media” katanya. (*_eKo / ed DS)