DS – Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin mengunjungi Desa Sarwodadi, Kecamatan Pejawaran akhir pekan lalu. Bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Banjarnegara, Singgih Haryono, Asisten Administrasi Setda Banjarengara, Tien Sumarwati,  Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Banjarnegara, Kristiani Syamsudin, rombongan Wabup ini disambut Kepala Desa, warga dan mahasiswa KKN dari Taman Siswa Banjarnegara.

 

Dalam kunjungannya tersebut, Wabup beserta rombongan diajak melihat beberapa potensi yang ada di Desa Sarwodadi, antara lain potensi wisata alam berupa air terjun, Curug Penaraban. Menurut Kepala Desa Sarwodadi, Budi Sampurno, curug ini sedang dikembangkan sebagai tempat wisata. Meskipun belum dibuka secara resmi, keindahan curug ini sudah menyebar ke berbagai daerah. Destinasi wisata ini sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam maupun luar kota Banjarnegara, terutama saat hari libur.

 

“Saat liburan atau akhir pekan biasanya banyak pengunjung datang kesini,” katanya

 

Ibu Assisten Bidang Administrasi Tien Sumarwati bersama rombongan tengah mengambil wefie di Curug Panaraban

 

Dikatakan, pengunjung harus menempuh jarak sekitar 2 km dari Dusun Tlodas untuk bisa sampai ke lokasi. Meskipun medan yang dilalui cukup jauh, tetapi pemandangan indah dan suasana alam yang masih asri tersaji sepanjang perjalanan menuju destinasi air terjun ini. Diakuinya saat ini objek curug ini belum dikelola secara optimal, fasilitas untuk pengunjung masih belum ada. infrastruktur jalanpun masih perlu diperbaiki untuk semakin mempermudah akses pengunjung menuju lokasi.

 

“Kami masih mempersiapkan berbagai fasilitas agar nanti pengunjung merasa nyaman berada di sini,” ujarnya

 

Potensi lain yang ditunjukan adalah dari sektor pertanian. Budi menyampaikan, mayoritas warga di Sarwodadi sebagian besar mata pencahariannya bertani dan beternak. Dia mengajak Wabup dan rombongan menuju ke kebun cabai milik salah satu petani di Desa Sarwodadi yang bernama Sulam. Diinformasikannya, di kebun seluas satu hektare ini tanaman cabai tumbuh sangat baik. Dimusim kemarau seperti saat sekarang kebanyakan petani cabai mengeluhkan warna daun yang menguning dan buah yang kurang lebat, tetapi tanaman cabai di kebun Sulam ini bisa tumbuh subur dan berbuah lebat.

 

Sulam sendiri menjelaskan saat ini dirinya sudah panen cabai sampai 3 ton hingga pertengahan tahun. Suburnya tanaman dan melimpahnya panen cabai di tempatnya salah satunya dikarenakan karena perlakuan khusus yang dia berikan terhadap tanaman cabai miliknya. Pemberian pupuk fermentasi hasil olahannya sendiri terbukti mampu menghindarkan penguningan pada daun dan melebatkan buah.

 

“Bakteri dari pupuk kandang membuat daun cabai menguning. Fermentasi ini membusukan pupuk dasar dari kotoran hewan dan mendatangkan bakteri yang menguntungkan,” terangnya.

 

Terakhir, Wabup diajak berkunjung ke MTS Muhammadiyah Sarwodadi untuk bertemu dengan salah seorang guru yang bernama Fitri Fauzy. Guru tersebut memiliki banyak talenta seperti menulis novel, bernyanyi dan menciptakan lagu sekaligus menjadi seorang youtuber untuk membangun sebuah pondok pesantren.

 

Pada kunjungan ini Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin kagum melihat semangat yang luar biasa dari perangkat dan warga untuk memajukan desa. Hal ini merupakan salah satu upaya dalam menggapai martabat. Dia menyampaikan, berbagai potensi yang ada di Desa Sarwodadi jika dikelola dengan baik nantinya dapat berdampak positif yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Diperlukan keseriusan, semangat dan kerja keras untuk bisa menjadikan potensi-potensi tersebut layak untuk menjadi unggulan

 

“Segala bentuk potensi yang ada merupakan bagian dalam upaya mewujudkan Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera,” tuturnya

 

Dia juga berharap apa yang ada di Desa Sarwodadi ini bisa menjadi ghiroh, semangat bagi masyarakat Banjarnegara untuk melakukan yang terbaik di bidang dan wilayahnya masing-masing. (*_amar)