DS – Tim Pemantau LPG 3 Kg, Rabu (09/10) melakukan sidak ke tiga tempat yang berkait dengan proses pengisian LPG. Kegiatan ini dilaksanakan karena sejumlah pertanyaan masyarakat berkait berat tabung LPG 3 Kg yang kurang dari isi seharusnya. Alasan ini merujuk pada jarum indikator regulator yang berada pada level rendah. Pertanyaan lain adalah tentang kebocoran tabung LPG dan juga berkait dengan adanya plat pemberat terpasang di tabung LPG 3 Kg. Masyarakat mencurigai semua ini adalah bagian dari kecurangan pangkalan, agen, dan Pertamina.

“Agar masalah ini jelas dan gamblang, Tim mengambill inisiatif melakukan kunjungan ke Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE) PT. Enerkon Nusantara di Masaran, Kecamatan Bawang,  Agen LPG 3 Kg di Mandiraja dan Purwareja Klampok, serta Bengkel Servis dan Repair PT. Adi Gas Abadi Jaya di Karangjati, Kecamatan Susukan. PT. Enerkon dan PT. Adi Gas ini merupakan tempat usaha yang mendapat mandat dan kewenangan dari Pertamina” kata Ketua Tim, Assisten Ekonomi dan Pembangunan, Singgih Haryono, Rabu (09/10).

 

Anggota Tim yang berangkat terdiri dari Bagian Perekonomian Setda, Bagian Hukum Setda, Satpol PP, dan dari Hismawana Migas Banjarnegara. Setelah melakukan pemantauan di lapangan ternyata pertanyaan tersebut muncul lebih banyak berkait dengan ketidaktahuan yang ada di masyarakat.

“Sejauh pengamatan di lapangan, pengisian LPG 3 Kg telah dilaksanakan sesuai dengan SOP yang ditetapkan Pertamina. Semua LPG yang keluar dari SPPBE telah sesuai dengan berat standar yang ditetapkan. Dengan demikian masalahnya ada pada sosialisasi ke publik. Ini yang jadi PR nya” katanya.

 

Tim pemantau LPG 3 Kg, Assisten Ekonomi dan Pembangunan Singgih Haryono, Kabag Perekonomian Setda Arif Suhanda, Manajer SPPBE Rian Kalingga, dan tim meninjau tempat pengisian SPPBE di Wanakarsa, Bawang

 

Manager Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT. Enercon Nusantara, Rian Kalingga menyampaikan semua tabung LPG 3 Kg yang masuk ke perusahannya akan dilakukan cek ulang. Sebelum diisi LPG, tabung di cek kondisi fisiknya, dicek berat standarnya, dicek apakah ada kebocoran tabung ada atau tidak, termasuk apakah tabung LPG kadaluarsa atau belum.

“Kalau ditemukan kebocoran, tabung rusak, ataupun kadaluarsa tabung diganti dengan yang baru. Dan apabila masih memungkinkan tabung diservis ataupun diperbaiki di bengkel resmi Pertamina di Susukan” katanya.

 

Demikian juga setelah dilakukan isi ulang LPG, tabung yang telah diisi pun dicek ulang agar berat standar sesuai SOP terpenuhi dan apakah tabung tidak bocor. Kalau tidak ada masalah, tabung LPG 3 Kg bisa dikeluarkan dari SPPBE.

“Berat standar tabung LPG dalam keadaan kosong adalah 5 kg. Setelah diisi berat standarnya adalah 8 kg. Semua tabung LPG 3 Kg yang keluar dari SPPBE beratnya standar sesuai dengan SOP ini” katanya.

 

Berkait dengan indikator jarum regulator yang rendah atau berbeda dari tabung LPG lainnya, itu tidak bisa jadi ukuran volume LPG 3 Kg. Kalau ingin mengukur berat LPG 3 kg gunakan timbangan karena lebih akurat dan cara ini yang direkomendasi.

“Silahkan, kalau benar ditemukan Tabung LPG 3 kg dengan berat tidak sesuai, silahkan ditukar kembali ke pangkalan ataupun agen terdekat. Tabung LPG 3 Kg yang kurang tersebut akan ditukar dengan yang baru” katanya.

 

Manager bengkel Servis dan Repair tabung LPG 3Kg PT. Adi Gas Abadi Jaya, Refandi Enggar menambahkan penambahan pemberat pada tabung LPG 3 Kg, hal itu digunakan untuk mencapai berat standar 5 kg. Berat ini adalah berat yang disyaratkan sesuai SOP. Berat tabung LPG 3 Kg berkurang bisa jadi karena korosi sehingga mengurangi berat standar, ataupun karena sebab lain.

“Penambahan plat pemberat untuk mencapai standar 5 kg pada tabung LPG 3 Kg itupun ada batasnya hanya sampai empat plat. Kalau tabung rusak maka akan diganti yang baru” katanya.

Koordinator LPG 3 Kg, anggota Hismawana Migas Banjarnegara, Supono menambahkan, kebocoran tabung LPG 3 Kg bisa terjadi selama perjalanan menuju pangkalan. Ini karena tidak bisa dihindari dalam pengakutan ada benturan yang mungkin mengakibatkan sedikit kebocoran.

“Tapi kejadian ini kecil sekali. Meski begitu, kalau ditemukan bau Gas yang mengindikasikan kebocoran tabung LPG 3 Kg, silahkan ditukar di pangkalan atau agen terdekat” katanya. (*_eKo / DS)