DS – Oce Oke (One Client One Kader) Siasat Keren Cegah 3 Terlambat Dengan 4 Pantauan inovasi pelayanan publik bidang kesehatan karya Khusnul Khotimah, meraih penghargaan Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2019 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla kepada Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (15/10).

 

Terkait penghargaan tersebut Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin menyampaikan apresiasi untuk Khusnul Khotimah, atas karya inovasinya yang terus melaju hingga bisa menembus Top 45 nasional. Menurutnya, hal ini merupakan suatu prestasi yang membanggakan, khususnya bagi Kabupaten Banjarnegara.

 

“Ini menunjukan ASN (Aparatur Sipil Negara) kita mampu bersaing di tingkat nasional,” katanya

 

Wabup berharap, prestasi yang diraih ini bisa menjadi dorogan bagi ASN lainnya di Kabupaten Banjarnegara untuk melakukan hal yang sama sesuai tugas pokok dan fungsinya. Namun lebih dari itu, inovasi pelayanan publik ini tujuan utamanya adalah mendorong percepatan pelayanan berkualitas kepada masyarakat, sehingga masyarakat merasa terpuaskan terhadap pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah melalui aparatur yang profesional.

 

“Tolak ukur keberhasilan pelayanan publik adalah pelayanan yang baik dan memuaskan bagi masyarakat,” tuturnya

 

Dengan masuknya inovasi Oce Oke dalam top 45 ini, Kabupaten Banjarnegara juga akan menerima Dana Insentif Daerah (DID) dari pemerintah pusat, imbuhnya

 

Wakil Bupati Banjarengara berspose bersama Kepala DKK, Kabag Organisasi, dan peraih penghargaan Top 45 Ok Oce Chusnul Khotimah di Istana Wakil Presiden

 

Kepala UPT Puskesmas Pejawaran sekaligus Inovator Oce Oke, Khusnul Khotimah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. Setelah melalui berbagai tahapan dan seleksi serta bersaing dengan ribuan inovasi lainnya, Oce Oke berhasil masuk 45 inovasi terbaik. Dia berharap inovasinya bisa bermanfaat untuk masyarakat, khususnya dalam penurunan angka kematian bayi dan ibu melahirkan.

 

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dalam sambutannya mengatakan, inovasi adalah tanda kemajuan bangsa. Lahirnya inovasi bersumber dari inisiatif, pengetahuan, termasuk pengetahuan teknologi. Selain itu, inovasi merupakan keniscayaan bagi pemerintah daerah dalam menjawab dinamika yang berkembang. Sehingga daerah sedapat mungkin membuat terobosan positif dalam menjawab perkembangan tersebut dengan membuat atau menciptakan inovasi

 

“Inovasi diciptakan untuk mempermudah urusan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup setiap individu, meningkatkan ekonomi warga bahkan meningkatkan kesehatan masyarakat,” terangnya. (amar)