DS – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berencana menerapkan tanda tangan elektronik (TTE) dalam waktu dekat ini. Penggunaan TTE ini dirancang untuk mengefektifkan kinerja para pimpinan agar urusan administrasi dapat dikerjakan di sembarang waktu dan di sembarang tempat. Hal ini dimungkinkan karena penggunaan teknologi gadget modern dan internet online.

“Jadi saat pimpinan ada di luar kota. Dokumen kantor yang harus diselesaikan pun dapat dikerjakan sehingga tugas pelayanan publik tetap bisa dilaksanakan dengan optimal” kata Plt. Kepala Dinkominfo, Nurul Aini, Selasa (22/10) saat membuka Sosialisasi Tanda Tangan Elekronik di Sasana Adiguna Praja Setda.

 

Plt. Kepala Dinkominfo Nurul Aini memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Tanda Tangan Elekronik di Sasana Adiguna Setda, Selasa (22/10)

 

Penerapan TTE ini sebagai bagian dari penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang di era ini sudah menjadi tuntutan jaman. Basiknya adalah aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) yang sudah berjalan di pemerintahan. Melalui program ini banyak keuntungan yang akan diperoleh selain kecepatan urusan, juga efisien.

“Efesiensi waktu dan hemat biaya karena menghilangkan kertas. Jadi akan ada banyak keuntungan dan penghematan” katanya.

 

Ketua Penyelenggara kegiatan Kabid Persandian dan Statistik, Sri Pinasti menyampaikan acara Sosialisasi dihadiri Staf Ahli, Asisten Sekda, Sekretaris DPRD, Inspektur Kabupaten, Kepala OPD, Camat, dan para kepala Bagian di lingkungan setda. Narasumber dari Badan Sertifikasi Elektronik Jakarta. Tujuannya adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai tanda tangan elektronik yang menjamin keaslian dokumen, sebagai alat verifikasi dan autentifikasi, serta digunakan sebagai nir penyangkalan.

“Bahwa penggunaan Tanda Tangan Elektronik ini dilindungi oleh UU ITE sehingga telah memiliki kekuatan hukum dan akibat hukum dalam implementasinya” katanya. (*_eKo / ed DS)