DS – RSUD Hj Anna Lasmanah tengah menjalani survei akreditasi. Survei dilakukan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) mulai Kamis (24/10) hingga Sabtu (26/10). Akreditasi dilaksanakan sebagai upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien, sesuai peraturan perundangan yang ada. Hal ini disampaikan Direktur RSUD Hj Anna Lasmanah, dr Erna Astuti, Kamis (24/10).

“Terakhir tahun 2016 RSUD Hj Anna Lasmanah memperoleh predikat paripurna. Tahun ini harapannya akan memperoleh hasil yang sama,” katanya.

 

Akreditasi rumah sakit menurut undang – Undang Nomor 4 Tahun 2009, kata Erna, dilaksanakan secara berkala tiga tahun sekali. Sementara untuk RSUH Hj. Anna Lasmanah, akreditasi terakhir dilakukan 3 tahun lalu, yakni pada tahun 2016.

“Sehingga tahun 2019 ini, RSUD kembali melaksanakan akreditasi” katanya.

 

Survei akreditasi tahun ini menitikberatkan pada mutu pelayanan keselamatan pasien dan kinerja pegawai. Dirinya berharap akreditasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat pada RSUD.

“Akreditasi ini menunjukkan bahwa RSUD Banjarnegara itu selalu bekerja secara profesional dalam pelayanan dan mengutamakan hak-hak pasien,” ujarnya.

 

Tim KARS beranggotakan empat orang yakni dr Danial Malik Hadibrata Sp PK MM, dr Aman Mashuri MARS, dr Arvid Tardan SpOG, dan Nana Sutarni SKp, Sp. Kep.Onk, M. Kep.

“Sebagai bentuk komitmen pemilik dan representasi pemilik, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono didampingi Dewan Pengawas hadir secara langsung dan memantau kegiatan” katanya.

 

Bupati Budhi Sarwono saat meninjau kegiatan akreditasi RSUD menyampaikan harapannya kepada tim akreditasi agar apa yang telah diupayakan memperoleh hasil optimal. Dia menilai usaha dan komitmen RSUD, dalam memenuhi standar pelayanan sudah baik. Dukungan juga diberikan olehnya untuk mensupport kebutuhan RSUD.

“Semoga akreditasi ulang ini menghantarkan RSUD Hj Ana Lasmanah kembali meraih akreditasi bintang lima, tingkat paripurna,” katanya.

 

Selain itu, lanjut Budhi, wujud akreditasi ulang ini pun bagian dari upaya untuk terus meningkatkan daya saing dalam hal mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Berbekal komitmen yang kuat, pembenahan terus diupayakan dalam upaya meningkatkan mutu dari berbagai sisi untuk meningkatkan kepercayaan publik.

“Karena itu, kami berharap dengan hadirnya Bapak dan Ibu sekalian, selaku Tim Survei Akreditasi Rumah Sakit dapat menjadikan Tipe Rumah Sakit ini semakin meningkat, sehingga semakin membaiknya pula kualitas pelayanan,” pungkasnya. (*mujiprast / ed eK).