DS – Mata uang rupiah merupakan simbol kedaulatan Republik Indonesia dan simbol persatuan bangsa dan negara. Karena itu, rakyat Indonesia harus bangga dengan Rupiah. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Indarto saat memperingati Hari Uang ke 73 di alun-alun Banjarnegara.

 

Hal ini, katanya, bisa dipelajari dari sejarah dikeluarkannya Oeang Republik Indonesia (ORI) pada tahun 1946. Semangat kemerdekaan mendasari dilakukannya kebijakan di bidang keuangan. Menteri Keuangan kala itu, AA Maramis mengeluarkan SK Nomor SS/1/35 tanggal 29 Oktober 1946 yang menyatakan bahwa uang Jepang dan Uang de Javasche Bank dinyatakan tidak berlaku di seluruh wilayah Republik Indonesia. Sebagai gantinya ORI ditetapkan sebagai alat pembayaran yang sah.

“Kebijakan ini kemudian diumumkan secara resmi oleh Wakil Presiden RI, Muhamad Hatta melalui siaran RRI tanggal 29 Oktober 1946 pukul 20.00. yang mengumumkan bahwa mulai tengah malam pukul 00.00 mata uang rupiah merupakan mata uang resmi yang digunakan sebagai alat pembayaran  di Indonesia” katanya.

 

Penggunaan ORI, selain sebagai bentuk kedaulatan sebagai bangsa dan Negara merdeka juga menjadi symbol persatuan RI. Ini karena tidak ada mata uang lain yang sah dan berlaku di wilayah Republik Indonesia kecuali mata uang rupiah.

“Semoga dengan memperingati hari uang ke 73 ini dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat Indonesia, menuju Indonesia maju sejahtera” katanya.

 

Pada kesempatan tersebut, Indarto juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada perbankan di Banjarnegara yang dengan perannya telah membantu  meningkatkan  perekonomian  di Banjarnegara. Tentunya dalam upaya membangun Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Banjarnegara yang berperan penting dalam perihal anggaran. KPPN telah berkoordinasi secara langsung  dengan Pemerintah Daerah terkait dana-dana transfer yang digunakan oleh Pemerintah Daerah untuk meningkatklan pelayanan kepada masyarakat Banjarnegara.

 

Kepala kantor KPPN, Herman menambahkan dalam rangka memperingati hari Oeang ke-73 tahun 2019, KPPN Banjarnegara bersama Perbankan di Banjarnegara bersinergi melaksanakan berbagai kegiatan untuk mengenang kembali saat Uang Republik Indonesia  berdaulat penuh di Wilayah Negara Kesatuan Republik  Indonesia. Kegiatan ini diikuti perbankan  milik pemerintah, perbankan swasta, bahkan perbankan lokal dengan instansi vertikal Kementerian Keuangan di Banjarnegara yaitu KPPN dan KP2KP.

“Berbagai kegiatan digelar seperti Donor Darah, Olahraga bersama, Bakti sosial, Upacara Peringatan Detik-detik Beredaranya Oeang Republik Indonesia serta ditutup dengan puncak acara Jalan Sehat” katanya.

Rute jalan sehat memutar dalam kota. Berbagai doorprice dan hadian menarik disediakan untuk acara ini.

“Selain jalan sehat diserahkan juga 70 paket sembako pada tukang becak” katanya.  (*_eKo / ed DS)