DS – Desa-desa sekarang ini digelontor uang milyaran rupiah dari Dana Desa. Namun harap hati-hati pengunaannya. Kalau tidak sesuai aturan jangan ditabrak karena beresiko masuk bui. Bacalah dan cermati aturan yang ada karena itu lebih aman. Demikian disampaikan Assisten Bidang Pemerintahan Nurul ‘Aini, Selasa (05/11) di hadapan peserta Bimbingan Teknis Perangkat Desa Tahun 2019 di Sasana Abdi Prajat Setda Lantai III.

“Jangan sampai korupsi karena resikonya tidak berhenti pada pelakunya, namun juga membebani keluarga hingga anak-anaknya. Kasihan mereka” katanya.

 

Diakui oleh Nurul bahwa tugas-tugas Perangkat Desa dalam melaksanakan amanah Undang-Undang Desa sekarang ini bukanlah semakin ringan, akan tetapi semakin berat dan kompleks. Karena itu, guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas-tugas dimaksud, Dia minta perangkat desa untuk mempelajari aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Bacalah dan pelajari dengan baik aturan perundang-undangan yang menyangkut landasan hukum dalam melaksanakan tugas dan kewajiban Saudara selaku Perangkat Desa” katanya.

 

Pemahaman akan aturan tersebut sangat mendasar sebagai bekal melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai perangkat desa. Jagalah kekompakan antar perangkat desa dalam segala hal, utamanya bidang pekerjaan, dan jangan sampai meninggalkan Kepala Desa selaku pimpinan Saudara serta selalu koordinasi dalam segala hal.

“Ikuti dengan baik aturan yang ada. Tinggalkan dan jauhi apa yang menjadi larangan bagi Saudara selaku Perangkat Desa” pungkasnya.

 

Kepala Dispermades PPKB Agus Kusuma membacakan laporan penyelenggaraan Bimtek Perangkat Desa

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (Dispermades), Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (PPKB) Agus Kusuma menambahkan maksud penyelenggaraan Bimbingan Teknis Perangkat Desa adalah untuk memberikan pemahaman dan informasi bagi Perangkat Desa terkait dengan tugas pokok dan fungsi, kewajiban dan hak serta bagaimana proses penyusunan peraturan di desa. Kegiatan dilaksanakan sehari dengan jumlah peserta 100 orang utusan dari 20 desa. Narasumber kegiatan dari internal Dispermades PPKB.

“Harapanya setelah mengikuti Bimtek Perangkat Desa ini, para perangkat desa di Kabupaten Banjarnegara dapat mengembangkan tugas pokok dan fungsinya dengan baik sesuai aturan yang ada sehingga proses penyelenggaraan pemerintahan di desa dapat dilaksanakan dengan lebih baik lagi” katanya. (*_eKo / ed DS)