DS – Terima kasih Pak Bupati Budhi Sarwono, jalan-jalan di Banjarmangu sudah mulus. Warga berterima kasih dengan adanya jalan bagus dan mulus yang membuat geliat perekonomian warga menjadi ramai, urusan kesehatan menjadi lancar, transportasi ke sekolah menjadi mudah dan efisien, melancarkan trasnportasi ke kota, dan kehidupan silaturahmi antar desa juga makin marak. Pendeknya, jalan bagus melancarkan berbagai urusan, termasuk dalam hal kesiapsiagaan bencana.

“Meski bencana tidak kami harapkan, namun jalan yang mulus merupakan sarana yang memudahkan akses untuk pertolongan ke wilayah bencana. Diantaranya memudahkan akses bagi mobil pemadam kebakaran, memudahkan akses masuk kendaraan droping logistik, dan pertolongan kebencanaan lainnya” kata Camat Banjarmangu, Gigih Sundoro, pada kegiatan Pengajian Akbar Panitia Pengajian Umum (PPU) eks Kawedanan Wanadadi di Balai Desa Banjarkulon, Rabu (13/11).

 

Camat Banjarmangu Gigih Sundoro menyampaikan sambutan pada Pengajian Umum PPU di eks Kawedanan Wanadadi di Balai Desa Banjarkulon, Banjarmangu, Rabu (13/11)

 

Oleh karena itu, mengingat pentingnya jalan mulus dan dalam rangka menghadapi musim hujan, lanjut Gigih, pihaknya sudah menginstruksikan pada perangkat desa di wilayannya untuk melakukan pembersihan selokan di sepanjang kanan-kiri jalan. Secara khusus dirinya minta ruas jalan yang berdekatan dengan kebun-kebun salak dan tebing-tebing tanah untuk mendapat perhatian lebih. Ini karena lokasinya yang sering berada jauh dari pemukiman dan mudahnya sampah kebun serta guguran tanah menutup selokan.

“Kalau selokan lancar, jalan tidak terendam air, umur jalan akan lebih lama. Saya kira dengan peduli seperti ini merupakan cara terbaik untuk mengatakan terima kasih dengan sudah mulusnya jalan-jalan sekarang ini” katanya.

 

Assisten Ekonomi dan Pembangunan, Singgih Haryono, mengingatkan warga untuk senantiasa waspada di musim penghujan. Perhatikan lingkungan sekitar, waspada dan kenali ciri-ciri akan terjadinya longsor. Topografi dan geografi wilayah eks Kawedanan Wanadadi yang cukup banyak lereng dan perbukitan patut mendapat perhatian lebih. Sekiranya ada kolam ikan yang tiba-tiba surut, pohon dan tiang listrik miring, pintu sulit dibuka, dan dijumpai retakan tanah untuk segera dikoordinasikan dengan pemerintah desa setempat.

“Bila ditemui ciri-ciri ini laporkan segera ke pemerintah desa. Jangan abai atau mengandalkan orang lain, sebab kita pernah punya pengalaman dengan bencana besar. Mari berdoa bersama, semoga hujan yang datang merupakan hujan yang membawa rahmat” katanya.

 

Ketua PPU Zahid Khasani mendorong masyarakat untuk memelihara dan menjawa ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah, dan ukhuwah basyariah

 

Ketua PPU, Zahid Khasani mengatakan pengajian Pengajian Umum di eks Kawedanan Wanadadi merupakan agenda PPU yang dilaksanakan bergilir di empat eks Kawedanan. Kegiatan ini dilaksanakan PPU yang beranggotakan ormas Syarikat Islam, Muhammadiyah, dan Nahdatul Ulama, untuk memelihara dan menyebarkan semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah basyariah. Pengajian yang dihadiri ribuan massa ini menampilkan pembicara KH. Ahmad Riyanto, S. Pd. I dari Kebumen.

“Mari pupuk semangat persatuan sesama umat Islam, persatuan dan kesatuan sebagai bangsa, dan persaudaraan kemanusiaan. Ini karena Islam itu agama yang Rahmatan lil alamin” katanya. (*_eKo / ed DS)