DS – Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin mengajak masyarakat di wilayah eks kawedanan Klampok untuk menanam pohon aren. Sebab pohon aren ini dikenal kuat akarnya yang dapat berfungsi sebagai penguat tanah rawan bencana sekaligus sangat bagus sebagai penyimpan cadangan air. Lagipula, saat-saat ini merupakan waktu yang bagus untuk mulai menanam bibit pohon karena hujan mulai turun.

“Penanaman pohon aren ini gunanya untuk konservasi lahan agar bukit dan lahan tandus hijau kembali sehingga dapat menyimpan air” kata Syamsudin, Kamis (14/11) di hadapan jamaah pengajian Umum Panitia Pengajian Umum (PPU) di eks Kawedanan Klampok di desa Kebanaran, Mandiraja.

 

Program penanggulangan bencana kekeringan dengan melakukan dropping air bersih itu sifatnya sesaat. Namun dengan melakukan konservasi lahan maka sumber air bersih akan ada sepanjang tahun.

“Masyarakat juga dapat memperoleh manfaat ekonomi lainnya dari pohon aren. Nira pohon aren dapat diolah menjadi gula aren yang memiliki nilai jual yang bagus di pasaran” katanya.

 

Syamsudin mendorong upaya konservasi lahan tandus ini dilaksanakan sungguh-sungguh oleh masyarakat. Harapannya, wilayah yang sekarang ini masih mengandalkan dropping air bersih, beberapa tahun ke depan sudah tidak lagi karena mata air sudah lancar mengalir.

“Malu lah kalau tiap tahun selalu mengandalkan dropping air bersih. Mari mulai tanam aren” katanya.

 

Ketua PPU Zahid Khasani menghadapi musim penghujan ini ajak masyarakat waspada dan perbanyak doa agar hujan yang turun menjadi rahmat

 

Ketua PPU, Zahid Khasani menambahkan memasuki musim penghujan pihaknya juga ikut menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Jangan tidur lelap saat hujan deras mengguyur. Terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana.

“Perbanyak doa agar hujan yang turun menjadi rahmat” katanya.

 

Lebih lanjut ditambahkan, Pengajian Umum di eks Kawedanan Klampok merupakan agenda PPU yang terakhir dilaksanakan eks Kawedanan. Pembicara pengajian Habib Ali bin Umar Al Quthban dari Bukateja, Purbalingga. Sebagai penutup, akan dilaksanakan kegiatan tingkat Kabupaten yang rencananya akan dilangsungkan di Markas Kodim 0704.

“PPU yang beranggotakan ormas Syarikat Islam, Muhammadiyah, dan Nahdatul Ulama, merupakan wadah ormas Islam dalam menyebarkan semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah basyariah” katanya.

 

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Arif Rachman mengatakan program konservasi lahan juga menjadi priortas pihaknya. Rencananya pada awal bulan Desember ini akan dilakukan penanaman pohon di sejumlah wilayah rawan bencana.

“Jenis pohon yang ditanam ada beberapa jenis selain aren seperti trembesi, mahoni, akasia, dan lainnya” katanya. (*_eKo / ed DS)