DS – PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng menyelenggarakan “Program Desa Dukung Panas Bumi”. Kegiatan yang dilaksanakan Selasa (12/11) ini merupakan sosialisasi tentang Proyek Proyek Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dari Kabupaten Banjarnegara, dan warga desa sekitar area dataran tinggi Dieng. Materinya berupa kunjungan lapangan ke PLTP Dieng Unit 1 dan kegiatan sharing session.

“Program Desa Dukung Panas Bumi ini merupakan program untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang memaksimalkan potensi Panas Bumi kepada para pemangku kepentingan terutama masyarakat lokal” kata Humas PT. Geo Dipa Energi, Indra Yudhistira, Jumat (15/11) di kantornya.

 

Acara sharing session diisi narasumber dari Perguruan Tinggi dan dari OPD terkait dari Banjarnegara. Dr. Khasani, S.T., M.Eng., pakar panas bumi dari Universitas Gadjah Mada memaparkan permasalahan berjudul Pemanfaatan Sumber Daya Energi Panas Bumi. Sedangkan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banjarnegara, Arif Subagyo, S.Si, M.T., menyampaikan permasalan berjudul Energi panas bumi yang hijau, bersih, dan ramah lingkungan.

“Simpulan dari dua paparan di atas adalah dibutuhkan dukungan masyarakat dan pemerintah untuk pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi primer di Indonesia. Sebab, panas bumi merupakan sumber energi bersih yang rendah emisi sehingga tidak merusak lingkungan” katanya.

 

Sosialisasi Program Desa Dukung Panas Bumi bersama Forkompinca dan warga desa sekitar aktivitas PT. Geodipa Energi

 

Acara sosialisasi dihadiri Camat Batur Imron Rosyadi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Batur, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata dan Dinas Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Kabupaten Banjarnegara.

“Acara ini pelaksanaannya diagendakan bersifat berkesinambungan sehingga panas bumi dapat lebih membumi” terangnya.

 

Proyek PLTP Dieng Unit 2, sambung Indra, merupakan langkah kongret PT Geo Dipa Energi (Persero) untuk percepatan pemenuhan target pemerintah dari sektor energi terbarukan. Untuk mencapai target itu, dukungan Pemerintah Daerah dan masyarakat desa sangat diperlukan. Saat ini PLTP Dieng Unit 1 telah memproduksi hampir mencapai 60 MW dari potensi WKP Dieng ekuivalen 400MW.

“Akan terus dilakukan pengembangan agar produksi bertambah dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan listrik” imbuhnya.

 

Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banjarnegara, Arif Subagyo, S.Si, M.T., menyarankan perlu ada sosialisasi lanjutan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. Hal ini supaya tidak terjadi kesalahpahaman terkait pengembangan panas bumi oleh PT. Geo Dipa Energi.

“Sosialisasi “Program Desa Dukung Panas Bumi” ini harus ada tahapan berikutnya. Lakukan komunikasi yang baik agar masyarakat tahu dan paham dampak serta keuntungannya. Ini penting untuk membangun kesadaran masyarakat secara utuh,” tegasnya. (*_eKo/ed DS)