DS – Program ‘Jamu Ibu’ (Jalan Mulus Indah Berbunga) merupakan implementasi Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (GPTPP). Program ini telah menanam lebih dari 2.500 bunga yang telah ditanam di sepanjang jalan nasional. Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Banjarnegara, Ny Marwi Budhi Sarwono.

“Program Jamu merupakan persembahan dari PKK dan Dharma Wanita untuk mendukung program infrastruktur jalan yang digalakkan pemkab Banjarnegara” katanya.

 

Hal itu disampaikannya saat memantau kondisi bunga-bunga yang menghias di sepanjang jalan dari perbatasan dengan Kabupaten Wonosobo di Kecamatan Sigaluh hingga perbatasan dengan Kabupaten Banyumas di Desa Piasa Wetan. Marwi mengatakan ada 7 titik yang dikunjungi dirinya bersama Bupati dan rombongan, yaitu : Kompleks pertokoan Brayut (Sigaluh), Taman depan Esphero (Sokanandi), Taman jalan di Kecamatan Bawang, Taman jalan Kecamatan Purwanegara, Taman jalan di Panggisari (Mandiraja), dan Taman jalan di Kecamatan Klampok.

“Sebenarnya kegiatannya adalah Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon atau GPTPP. Tapi kita bikin akronim Jamu Ibu alias Jalan Mulus Indah Berbunga, biar mudah diingat dan lebih memasyarakat,” katanya.

 

Ny Marwi didampingi Bupati Budhi Sarwono,  Sekda Drs Indarto M. Si beserta ketua Dharma Wanita Persatuan, Ny Sri Rejeki Indarto, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup, Tursiman, Staf Ahli Aris Sudaryanto, Kabag Umum Agung Yusianto.

Sejak Juli hingga akhir November ini kami telah menyebar bibit bunga kepada TP PKK Kecamatan yang dekat dengan jalan nasional. Kebanyakan merupakan bibit bunga bougenville. Pada pengiriman bibit yang terbaru kemarin, PKK dan DWP mengirim 1500 lebih Bunga Bougenvile, Miana, dan Kamboja.

“Rinciannya untuk Kecamatan Sigaluh 200, Banjarnegara 100, Bawang 100, Purwanegara 200  Mandiraja 200, Klampok 200, Susukan 200 bunga,” imbuh MarwiJumlah totalnya ya sudah lebih dari 2.500  sampai 3000 bunga,” imbuh istri Bupati Budhi Sarwono ini.

 

Dalam melaksanakan program ini, Marwi mengaku lebih banyak menggunakan anggaran pribadi. Agar sasaran yang luas dapat tercapai Dia pun mengambil strategi dengan membudidayakan bibit-bibit bunga. Dia menyerahkan upaya ini pada Kecamatan dan sekolah. Harapannya jika kita bantu 100 bibit, mereka bisa mengembangkan sendiri sehingga jumlah tanaman terus berkembang.

“PKK juga mendukung sekolah yang peduli lingkungan dengan memberikan bantuan bibit bunga, seperti SMP 3 Klampok dibantu 100, SMP dan SMK di Mandiraja dibnatu 300 bibit bunga,” ujarnya.

 

Sementara itu Bupati Budhi Sarwono mengatakan sangat mendukung program Jamu Ibu, karena seiring sejalan dengan program pembangunan jalan yang sedang dikebutnya.

“Saya harapkan sepanjang jalan nasional, mulai dari Susukan sampai Sigaluh, menjadi jalan  diwarnai dengan  bunga dan tanaman yang cantik menyejukkan mata ” katanya. (*_Mujipras/ed DS)