DS – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Banjarnegara, Rabu (27/11) menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2020. Total anggaran DIPA yang disalurkan sebesar Rp1,4 triliun. Separuh lebih dari jumlah tersebut, sebesar Rp740,66 milyar rupiah dialokasikan untuk satker vertikal dan OPD di Kabupaten Banjarnegara, sedangkan Rp668,70 milyar rupiah diserahkan kepada satker vertikal dan OPD di Kabupaten Wonosobo.

“Anggaran tersebut akan digunakan untuk belanja pusat serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa,” kata Kepala KPPN, Herman.

 

DIPA, lanjut Herman, diserahkan KPPN kepada 49 satuan kerja (satker) wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Penyerahan dilaksanakan secara simbolis oleh Wakil Bupati Banjarnegara didampingi Kepala KPPN kepada para penerima di Aula KPPN.  Penyerahan DIPA tahun ini dilakukan lebih awal agar alokasi anggaran lebih cepat terserap.

“Harapannya output dan outcome yang telah direncanakan dapat segera dicapai dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat. Ini sesuai dengan instruksi Presiden untuk segera melaksanakan APBN/APBD secara cepat, tepat transparan, dan akuntabel sebagai wujud kerja nyata untuk rakyat,” ujarnya.

 

Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin berpose bersama Kepala Satker penerima DIPA 2020

 

Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin menyampaikan, acara ini merupakan momen penting, selain peyerahan DIPA juga sebagai forum koordinasi dan penyamaan langkah untuk memastikan anggaran berjalan dengan baik dan produktif.

 

Dia berpesan agar alokasi anggaran tersebut dapat digunakan secara efektif untuk peningkatan serta pemerataan pembangunan. Disamping itu Wabup juga menginginkan agar program-program prioritas di tahun 2020 dapat dikawal dan didukung oleh birokrasi yang efisen, melayani dan beradaptasi dengan perubahan teknologi.

 

“Satuan kerja dan OPD agar meningkatkan kualitas belanja, spending better bukan spending more. Selain itu juga memastikan dan mengawal terlaksananya berbagai program prioritas yang sudah dicanangkan didukung birokrasi yang mumpuni,” katanya. (*_amar/edDS)