DS – Ajakan untuk menjadi warga Negara yang baik dalam setiap penyelenggaraan Pemilu rupanya tidak berhenti begitu saja dengan telah selesainya proses pemilu di suatu wilayah. Dimana proses pemilu yang baik adalah saat mana pemilih ikut handarbeni menjaga marwah Pemilu jujur, adil dan sesuai hati nurani dengan cara ikut mengawasi jalannya Pemilu. Hal ini ditunjukkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banjarnegara yang Minggu pagi (01/12) menyelenggarakan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif  di acara Car Free Day.

“Pemilu Pemilihan anggota Legislatif, DPD, dan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden memang telah usai. Namun upaya mendewasakan masyarakat dalam setiap kali proses pemilu diyakini tidak dapat dilakukan instant. Namun terus disosialisasikan dari waktu ke waktu, sebelum penyelenggaraan, saat penyelenggaraan, maupun sesudah penyelenggaraan” kata Komisioner Bawaslu Bidang Pengawasan Hubungan Lembaga, Endro Wibowo Aji di sela acara.

 

Issue utama yang ingin disampaikan adalah Bawaslu mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih yang baik dalam setiap penyelenggaraan Pemilu. Pemilih yang baik adalah mereka yang memilih berdasarkan pengamatan atas program dari calon dan sesuai dengan hati nuraninya. Sangat buruk bila pilihan didasarkan karena pemberian uang atau barang.

“Ini seperti sebab akibat. Kalau saat memilih sudah membeli suara, akan mendorong si terpilih ini untuk korupsi. Logikanya Dia akan berupaya untuk mengganti uang yang sudah dikeluarkannya. Tidk cukup sampai di situ, Dia juga akan mengambil bunga dan turunanya” katanya.

 

Acara sosialisasi diisi dengan hiburan dari Gorup Thek-Thek Sheila on Sekent

 

Kalau seorang pemilih sudah menjadi pemilih yang baik, sambung Endro, maka otomatis Dia telah membantu lancarnya dan jalannya penyelenggaraan Pemilu sesuai kaidahnya. Harapannya, sikapnya ini juga ikut mempengaruhi lingkungan keluarga dan tempat tinggalnya, kemudian menjadi komunitas yang sadar akan pentingnya pemilu yang jurdil dan sesuai hati nurani.

“Jika lingkungan berperan, maka pengawasan pemilu menjadi efektif. Harapannya tentu pada Pemilu yang berkualitas dan berintegritas” katanya.

Sekretaris Bawaslu, Agus Haryono menambahkan kegiatan Sosialisasi pengawasan pemilu partisipati diselenggarakan dalam beberapa kesempatan. Acara diselenggarakan di seputaran areal CFD Jalan A. Yani depan Kantor Bupati. Penyelenggaraannya ini merupakan yang kedua kalinya. Minggu lalu acara serupa mendatangkan hiburan barongsay dan untuk hari Minggu ini hiburan tek-tek.

“Acara diisi orasi oleh komisioner Bawaslu, dan kuiz. Disediakan hadiah hiburan menarik bagi penonton yang bisa menjawab soal. Materi pertanyaan dari MC acara berupa kegiatan seputar penyelenggaraan Pemilu” katanya. (*_eKo/edDS)