DS – Sebanyak 460 atlet silat mengikuti Kejuaraan Nasional Pencak Silat Pelajar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cup XI di Banjarnegara. Kejuaraan yang diselenggarakan di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Banjarnegara, Minggu (15/12) diikuti pelajar tingkat SD, SMP dan SMA yang berasal dari berbagai daerah seperti, Jakarta, Ngawi, Semarang, Karawang, Eks Karisedenan Kedu dan Eks Karisedanan Banyumas. Event ini merupakan agenda rutin tahunan PSHT Cabang Banjarnegara. Demikian disampaikan Ketua Panitia Kejurnas PSHT CUP XI, Bayu Mahendra.

“Kejuaraan memperebutkan Piala Tetap PB PGRI Pusat dan Piala Bergilir Dindikpora Banjarnegara serta Piala Pesilat Terbaik dari Dandim 0704 Banjarnegara” katanya.

 

Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin yang membuka kejuaraan mengatakan para atlet silat PSHT harus memilki integritas dalam diri masing-masing. Karena itu, selain berlatih untuk meraih prestasi, para atlet juga harus mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

“Tunjukan semangat memayu hayuning bawono pada setiap diri pendekar PSHT. Jadilah pendekar yang tidak hanya berprestasi tetapi juga berguna bagi sesama dan jauh dari sikap sombong,” katanya.

 

Pendekar PSHT, sambungnya, diharapkan menjadi manusia sejati, manusia yang selalu menjunjung tinggi kejujuran, yakni pikiran, perkataan, perbuatan dan hati nurani selalu sama. Selain itu dia juga berharap keluarga besar PSHT di manapun berada tidak melupakan gotong royong yang akan semakin mempererat persaudaraan.

“Di dalam PSHT ada persaudaraan, di dalam persaudaraan ada kekeluargaan, di dalam kekeluargaan ada gotong royong,” imbuhnya.

 

Sementara itu, wakil ketua KONI Banjarnegara, Djarkasi Efendi menambahkan, pihaknya mendukung penuh Kejuaraan Nasional Pencak Silat Pelajar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cup XI tersebut.

“Harapannya kejuaraan-kejuaraan seperti ini bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi baik di tingkat nasional maupun Internasional” katanya. (*_amar/edDS)