DS – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara memberikan honorarium kepada guru madrasah diniyah, guru TPQ, serta ustadz ustadzah non PNS. Penyerahan simbolis dilakukan Bupati Budhi Sarwono, Jumat (13/12) di Pendapa Dipayuda Adigraha kepada tiga orang penerima, masing-masing : Paino Subarkah dari Al Asna Umul Duro, Hasanudin dari Ponpes Al Falah Joyokusumo dan TPQ Nurul Fatah Petir Kecamatan Purwanegara.

“Jumlah guru TPQ, serta ustadz ustadzah non PNS yang menerima honorarium kali 900 orang. Rinciannya guru madin 450 orang, guru TPQ 350 orang, ustad dan ustadzah 150 orang” kata Kabag Kesra Setda, Teguh Handoko.

 

Honorarium berasal dari dana APBD. Masing-masing guru mendapatkan honorarium sebesar Rp 450 ribu setiap tahunnya yang diterimakan melalui rekening.

“Total anggaran untuk 900 orang penerima mencapai Rp. 405.000.000,” katanya.

 

Honorarium ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap tenaga pendidik non PNS dan guru madin.

“Harapannya bisa meringankan sedikit kebutuhan sehingga mereka bisa lebih sejahtera” ujarnya.

 

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono berpose bersama para penerima simbolis honorarium kepada Guru TPQ dan Madin. Sebanyak 900 guru TPQ dan Madin menerima honorarium sebesar Rp 450 ribu/orang yang dibayarkan melalui rekening masing-masing

 

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono memberikan apresiasi yang tinggi serta ucapan terima kasih kepada guru TPQ, madin dan Ustad serta Ustadzah. Menurutnya, mereka mempunyai peran penting dalam mencerdaskan secara keilmuan dan membekali santri dengan akhlak mulia. Terlebih lagi dengan tantangan dan perkembangan jaman yang saat ini terjadi dengan cepat.

“Pendidikan di madrasah diniyah dan TPQ merupakan alternatif untuk melengkapi pelajaran agama. Ini karena pendidikan formal banyak materi pembelajaran dan keterbatasan waktu pembelajaran” katannya.

 

Budhi mengaku akan berupaya meningkatkan sarana dan prasarana di lembaga non formal tersebut. Namun Dia berharap upaya ini diimbangi dengan peningkatan kualifikasi ustadz, mutu siswa, kurikulumnya.

“Pemberian honorarium bagi guru madin dan TPQ juga merupakan bentuk perhatian pemeritah daerah untuk kemajuan madin dan TPQ di Banjarnegara” katanya. (*_mujiprast/edDS).