DS – Dewan Kerja Ranting (DKR) Banjarnegara menggelar gerakan tanam pohon di area objek wisata Curug Pitu, Desa Kemiri, Kecamatan Sigaluh, Rabu (1/1). Sebanyak 300 bibit pohon akasia dan mahoni ditanam untuk menjaga lingkungan sekitar tempat wisata Curug Pitu agar terhindar dari tanah longsor dan menjaga sumber mata air. Gerakan menanam pohon ini merupakan wujud kepedulian Pramuka terhadap kelestarian lingkungan dan alam.

“Gerakan tanam pohon ini juga salah satu bentuk pengamalan dasa darma pramuka untuk mencintai lingkungan dan alam,” ujar Ketua Panitia Kegiatan, Mukhlis di sela-sela kegiatan.

 

Gerakan tanam pohon ini merupakan kegiatan penutup dari rangkaian acara yang diselenggarakan oleh DKR Banjarnegara. Sebelumnya, kata Mukhlis, telah dilakukan berbagai kegiatan selama tiga hari seperti, Long March dan beberapa giat kepramukaan yang dipusatkan di SDN 1 Kemiri.

“Kegiatan diikuti oleh 100 Pramuka penegak perwakilan dari Gugus Depan SMA/SMK/MA dan perwakilan Saka di Banjarnegara” katanya.

 

Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin berfoto bersama Dewan Kerja Ranting (DKR) Pramuka Banjarnegara usai tanam pohon di seputaran Obyek Wisata Curug Pitu. Sejumlah 300 pohon Akasia dan Mahoni untuk memperkuat konservasi lahan di seputaran Curug. (Dinkominfo/Amar/Januari2020)

 

Wakil Bupati Banjarnegara sekaligus Ketua Harian Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Banjarnegara, Syamsudin menyampaikan apresiasi kepada Gerakan Pramuka atas kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan dengan menanam pohon. Menurutnya, kegiatan tersebut bisa menjadi contoh bagi generasi muda Banjarnegara untuk mencintai alam dan lingkungan serta menjawab persoalan di wilayah Banjarnegara yang sering dilanda bencana tanah longsor ketika musim hujan seperti saat sekarang ini.

“Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi pemantik semangat generasi muda di Banjarnegara untuk melakukan hal yang sama di lingkungannya masing-masing. Mari menanam pohon untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan” tuturnya

 

Dia menambahkan, pendidikan kepramukaan merupakan wadah yang tepat dalam upaya mewujudkan generasi muda yang berkarakter dan berkualitas.

“Melalui kepramukaan diharapkan dapat terbentuk generasi muda yang religius, cerdas, memliki rasa nasionalisme tinggi, mempunyai semangat gotong royong dan terhindar permasalahan sosial seperti pergaulan bebas serta penggunaan narkoba” imbuhnya. (amar)