DS – Mengumpulkan data bukan hanya tugas dari Intelejen, Pemerintah dan unsur lainnya. Masyarakat pun harus ikut ambil bagian dalam mengumpulkan data dan informasi.p

“Yang tahu keadaan daerahnya adalah masyarakat daerah itu sendiri,” kata Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah Jateng Brigjend TNI Sondi Siswanto, SH, MM, Selasa (07/01) di Pringgitan Pendapa Rumah Dinas Bupati.

 

Salah satu tugas Intelejen, yakni mengumpulkan semua data dan informasi di suatu daerah. Kemudian data itu akan menjadi masukan bagi pimpinan daerah bahkan masukan untuk Presiden.

 

Sondi pun memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan Pemkab Banjarnegara dalam melaksanakan pembangunan dan menciptakan iklim sejuk serta kondusif di Kabupaten Banjarnegara. Dia menyampaikan penghargaan karena di Banjarnegara dan di wilayah Jawa Tengah, aman terkendali, semuanya aman dan kondusif. Hal ini, katanya, tak lepas dari kemitraan BIN dengan pemerintah, LSM, Ormas, Keagamaan dan Kepemudaan.

“Alhamdulillah, tidak ada bom di Jateng. Ini karena kita bersinergi dan mengaktifkan seluruh ormas. Ada dari Pemuda Pancasila, Lindu Aji, Banser, Ansor, Pramuka, dan banyak organisasi lain. Mereka sangat membantu mendampingi TNI, Polri dan aparat Pemda,” terangnya.

 

Sondi juga membeberkan masih banyaknya kelompok yang menginginkan perpecahan bangsa, antara lain dari kelompok radikal kanan, intoleran, dan teroris. Disebutkan ada 127 napi teroris (napiter), 226 ex napiter.

 

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono berharap agar kemitraan Pemerintah dengan BIN terus ditingkatkan. Bupati juga meminta pejabat yang hadir untuk menjadi pioner dalam penyampaian informasi dari masyarakat untuk menjaga stablitas Banjarnegara.

“Saya berharap, jika menemukan hal yang aneh di daerahnya, segeralah melaporkan ke pihak yang bertugas menangani hal tersebut untuk diselesaikan secara mufakat dan musyawarah, karena itu berfungsi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di sekitar masyarakat,” kata bupati.

Budhi juga mengajak Forkompimda, unsur Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif bisa bekerja untuk melayani masyarakat dengan mengedepankan penyelesaian masalah dengan musyawarah dan hati nurani.

“Keberhasilan pembangunan Banjarnegara berkat hubungan dan komunikasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat. Mari kita wujudkan Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera,” kata bupati.

Hadir dalam kunjungan singkat tersebut antara lain : Dandim 0704, Kajari, Ketua DPRD, dan Sekda. Juga turut hadir mendampingi bupati para staf ahli, sisten Sekda, kepala dinas, perwakilan LSM dan tokoh masyarakat Banjarnegara lainnya. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan tukar menukar cindera mata, dan bergambar bersama. (*muji prast/edDS).