DS – Di tahun 2020 jalan-jalan desa di wilayah Kecamatan Wanadadi akan ditingkatkan pembangunanannya dengan total anggaran 7,4 M. Pembangunannya pun akan dilaksanakan dalam waktu segera. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Baperlitbang) Banjarnegara, Arifin Romli, Rabu (29/01) saat pelaksanaan Musrenbang di aula Kecamatan Wanadadi.

 

Sementara untuk kegiatan Musrenbang kecamatan yang dilaksanakan pada hari ini, sambung Arifin, hasilnya akan digunakan untuk pedoman arah kebijakan di tahun 2021. Semua harus tahu bahwa usulan yang muncul pada pelaksanaan Musrenbang Kecamatan ini telah diawali secara berjenjang dari pelaksanaan musrenbang tingkat dusun dan tingkat Desa.

“Pada Musrenbang tingkat Kecamatan ini ada pemetaan dan pengkajian menyangkut usulan-usulan dari desa, mana yang layak dapat pendanaan dan mana yang menjadi urusan desa” kata Arifin.

Perencanaan harus dilakukan dan tahapan tahapannya harus dilalui sehingga program yang didanai oleh desa ya dilaksanakan oleh desa dan apabila tidak bisa akan dilakukan oleh kabupaten.

“Harapan kita usulan-usulan  yang bisa didanai oleh kabupaten akan dilaksanakan di tingkat kabupaten dan perlu diketahui, tidak semua usulan bisa didanai oleh kabupaten. Hal ini karena keterbatasan anggaran yang ada” katanya.

Pada pembahasannya, kata Arifin, akan dilaksanakan diskusi pleno antar kelompok Desa dengan Baperlitbang Kab.Banjarnegara mengenai usulan dan arahan pembangunan tahun 2021 kecamatan Wanadadi.

“Mari kita laksanakan Musrenbang dengan baik agar meraih keberkahan” pungkasnya.

 

Camat Wanadadi, Tri Wibowo mengatakan Musrenbang Kecamatan Wanadadi tahun 2020 dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Kerja Daerah (RKPD) tahun 2021. Kegiatan ini diikuti oleh 70 orang peserta dari unsur anggota DPRD, Forkompinca, sekcam dan Kasi-kasi di Kecamatan, para Kades se Kecamatan Wanadadi, Ketua LP3M dan Ketua BPD se Kecamatan Wanadadi, Kepala Puskesmas, Kepala SMA/SMP, PKK, dan Toga serta Tomas.

Camat pun meningatkan, belum lama berselang Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan Pilkades serentak, termasuk di wilayah Kecamatan Wanadadi. Separuh lebih desa-desa di Wanadadi memiliki perangkat baru. Karena itu, kata Tri, Dirinya berpesan pada perangkat desa yang baru untuk segera menyesuaikan dengan tugas dan tanggung jawabnya agar pelayanan di desa dapat segera diselenggarakan dengan baik dan dilaksanakan dengan professional.

“Jangan sampai kinerja aparat desa kerjanya asal asalan sehingga akan menghambat dan mengganggu jalannya pemerintahan desa” kata Tri.

 

Berkait dengan musrenbang Kecamatan, Camat Tri mengatakan untuk bidang kesehatan agar setiap desa mempercepat pemenuhan program jambanisasi. Selain program ini, juga dipercepat penuntasan program gizi buruk.

“Itu permasalahan di bidang kesehatan. Silahkan yang hadir di sini mengajukan usulan yang terkait dengan segala permasalahan didesa dan jangan mengusulkan diluar kewenangan yang ada di desa” tegas Tri.

 

Tri mengingatkan pada hadirin, bahwa Dirinya selaku camat diberikan kewenangan untuk mengatur pagu keuangan yang dialokasikan ke desa-desa sehingga Dia akan berupaya untuk membaginya secara adil dan merata. NIatanya Cuma satu agar anggara dikelola dengan baik dan memberikan kontribusi optimal pada masyarakat desa.

“Posisi saat ini dana ADD dari 11 desa di Kecamatan Wanadadi yang sudah maju diusulkan ke Dispermades ada 9 desa. Untuk hal ini, kecamatan wanadadi menjadi paling cepat dan paling bagus untuk kepentingan masyarakat desa” tutup Tri. (*_eKo/DS)