BANJARNEGARA – SMA Negeri 1 Batur Kabupaten Banjarnegara, telah menyiapkan sistem protokol kesehatan (prokes) dalam menyelengarakan pembelajaran tatap muka sesuai dengan Standart Nasional Pendidikan agar sesuai dengan peraturan undang-undang yang ditentukan.

Demikian disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Batur, Linovia Karmelita, S.Sos ketika menerima pendampingan Visitasi Perluasan Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi Covid 19, Rabu (23/12/2020)

Pendampingan tersebut dihadiri oleh beberapa instansi, antara lain Kecamatan Batur, UPTD Puskesmas Batur 1, Koramil Batur dan BPBD sebagai satgas Covid-19 tingkat Kabupaten.

“Kami sudah berusaha menyiapkan prokes dalam menyelengarakan pembelajaran tatap muka sesuai dengan Standart Nasional di masa pandemi covid 19 ini,” kata Linovia.

Dia berharap, dengan pendampingan visitasi perluasan pembelajaran tatap muka, akan segera terbit izin untuk kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

“Kami berharap semoga pembelajaran tatap muka bisa segera terlaksana, tentunya dengan tetap mamatuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Dwi Sunu Nugroho S.T dari BPBD mengajak untuk bersama-sama mencegah penularan covid 19, terutama cluster sekolah.

“Jika ini terjadi tentu trackingnya akan sulit. yang terpenting adalah tetap melaksanakan 3M, yaitu Mencuci tangan, Menggunakan masker dan Menjaga jarak,” ajaknya.

Senada dengan Dwi Sunu, Sertu Wiyono dari Koramil Batur mengatakan pada saat dimulainya pembelajaran tatap muka kedepannya secara teknis harus benar benar diperhatikan pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat berdasarkan silumulasi prokes yang ada baik bagi siswa maupun pihak sekolah itu sendiri.

Eta Dian Sukmawati, SKM, Kepala Puskesmas Batur 1, menambahkan bahwa Jawa tengah menjadi provinsi dengan jumlah pasien aktif terbanyak. Untuk itu pihaknya sudah dari awal berkomunikasi dengan pihak SMA Negeri 1 Batur, agar melengkapi sarana dan prasarana sesuai dengan standart Nasional yang ditetapkan.

“Untuk itu perlu screening lebih lengkap seperti ada gejala pusing, mual, anosmia, hilang rasa, dan ganguan pencernaan. Untuk pelaksanaan kegiatan tatap muka di masa pandemi covid 19, sekolah perlu aktif berkomunikasi dengan orang tua dan keluarga siswa jangan sampai di sekolah siswa sudah patuh dengan protokol kesehatan tetapi di rumah ternyata diabaikan, mengingat bahwa Kasus yang banyak muncul saat ini adalah OTG (Orang Tanpa Gejala)” pungkasnya