Warga Desa Pagentan dan anggota TNI Kodim 0704 Banjarnegara, selama dua pekan terakhir tampak bersemangat membangun jalan penghubung antar desa dalam kegiatan TMMD.

.

Jalan aspal sepanjang 900 meter yang tengah dibangun melintasi pinggang terjal Bukit Watu Legeg diatas Sungai Tulis. Infrastruktur jalan makadam yang menghubungkan Desa Pagentan dan Desa Babadan ini mulanya dibangun dari Proyek Padat Karya tahun 2014. Melalui kegiatan TMMD tahun 2021, kualitasnya ditingkatkan menjadi jalan aspal.

.
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I tahun 2021 dibuka oleh Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono pada 2 Maret 2021 lalu. Hingga pekan kedua pelaksanaan kegiatan, sasaran phisik utama pengaspalan jalan sudah terlaksana 50 persen. Sementara, sasaran tambahan pembangunan drainase, pos kamling dan rehab Rutilahu terus dikerjakan secara gotong royong.

.
Kepala Desa Pagentan Abdul Qohar optimis target phisik utama maupun tambahan akan selesai. “Kita sudah cukupi material, alat serta kerahkan tenaga tukang maupun warga sesuai kebutuhan. Insyaallah, apabila lancar selesai tepat waktu,” ujar Abdul Qohar.

.
Sementara itu, Kepala Dispermades PPKB Kabupaten Banjarnegata Hendro Cahyono, menegaskan bahwa sekalipun semangat kegiatannya gotong royong bukan berarti outputnya rendah mutu.

.
Dispermades PPKB terus mendampingi dan menfasilitasi setiap bantuan keuangan yang diberikan kepada pemerintah desa agar pelaksanaannya sesuai juknis dan bermanfaat bagi masyarakat.

.

“Prinsip tata kelolanya harus patuh 4T, yakni tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran dan tepat administrasi,” tegas Hendro.

Pekerja sedang menggoreng aspal untuk memperoleh lapisan aspal berkualitas. Lokasi Desa Pagentan. Photo: sgy